Cerita Misteri Gunung Salak Bogor, Bikin Bulu Kuduk Merinding

517

 

Banyak cerita misteri dibalik Gunung Salak Bogor, Jawa Barat yang tersebar luas di masyarakat. Gunung Salak yang terletak di pulau Jawa ini masuk dalam komplek gunung berapi. Secara administratif, kawasan gunung ini masuk ke dalam dua wilayah, yakni Bogor dan Sukabumi.

Berdiri dengan gagah dan berhias hutan lebat, Gunung Salak Bogor berada di bawah pengelolaan Perum Perhutani. Kemudian menjadi satu kawasan konservasi pemerintah dengan gelar Taman Nasional Gunung Halimun, Salak.

Berdasarkan kepercayaan rakyat Sunda, gunung ini telah dianggap sebagai satu gunung yang suci. Karena Prabu Siliwangi menghilang di tempat ini, yaitu pendiri kerajaan Pajajaran sekaligus lokasi turun dan bersemayamnya para bathara dari khayangan.

Selain menjadi destinasi wisata unik dan menarik khas gunung tropis, Gunung Salak Bogor tidak terlepas dari predikat angker. Pasalnya, terdapat berbagai cerita horor yang sudah menjadi rahasia umum.

Misteri Gunung Salak Bogor, Ceritanya Horor dan Bikin Merinding

Gunung Salak Bogor sebenarnya tidak terlalu tinggi menjulang. Puncak tertingginya yakni berada pada 2.211 m di atas permukaan laut. Bagi para pendaki, Gunung Salak Bogor dikenal mempunyai tiga puncak tertinggi, pertama Puncak Sumbul, kedua Puncak Salak II, dan terakhir Puncak Salak I.

Situasi kontur dataran di gunung ini curam, terjal, dan vegetasinya rapat, sehingga memerlukan pelatihan sebelum melakukan pendakian. Tidak hanya itu saja, adrenalin akan semakin terpacu ketika dihadapkan dengan sosok-sosok misterius yang seringkali datang tak diundang. Karena Gunung Salak Bogor ini sering dikaitkan dengan cerita misteri dari warga setempat dan para pendaki yang pernah melakukan pendakian.

Perlu Anda ketahui, meskipun namanya terdengar mirip dengan buah, namun Gunung Salak tidak ada kaitannya dengan buah salak. Nama “Salak” ini berasal dari bahasa Sansekerta “Salaka” yang memiliki arti Perak. Jadi, nama Gunung Salak ini mempunyai sebutan lain sebagai Gunung Perak.

Jika Anda mempunyai niat untuk mendaki, alangkah baiknya simak cerita misteri Gunung Salak Bogor yang dianggap sebagai salah satu wilayah suci masyarakat sekitar. Sehingga dapat menjaga sikap dan perkataan yang sepatutnya dilakukan jika melakukan pendakian.

 

1.  Pendaki Hilang Misterius

Warga sekitar Gunung Salak sudah terbiasa mendapatkan laporan tentang pendaki yang hilang di gunung tersebut. Biasanya hal itu kerap dikaitkan dengan hal mistis, misalnya saat pendaki melanggar berbagai pantangan yang tidak boleh dilakukan di gunung tersebut.

2.  Misteri Kawah Ratu

Menurut cerita warga sekitar, banyak pendaki yang meninggal dunia saat mengunjungi kawasan Kawah Ratu. Hal tersebut dikarenakan mereka meninggal akibat menghirup racun belerang. Kematian yang dianggap tidak wajar ini, diyakini karena ada beberapa penampakan di tempat tersebut dan menjadi misteri Gunung Salak.

Kemudian banyak juga yang beranggapan jika pendaki yang meninggal di lokasi tersebut masih bergentayangan, bahkan arwahnya sering menghantui pendaki lain. Konon, di wilayah tersebut sering dijumpai penampakan makhluk halus.

Kawah Ratu menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Gunung Salak. Lokasi ini merupakan tempat terjadinya aktivitas geologi panas bumi. Konon kabarnya, penunggu Kawah Ratu merupakan jin yang berbentuk bidadari.

3.  Misteri Curug Seribu

Gunung Salak Bogor menjadi salah satu dari sekian banyak keindahan di Tanah Air tercinta ini. Akan tetapi, dibalik keindahan Gunung Salak Bogor tersimpan beribu misteri yang terkadang ceritanya di luar nalar manusia.

Gunung ini juga mempunyai curug atau air terjun yang indah di antara lebatnya hutan dan pepohonan. Keindahan curug ini bisa Anda temukan hampir di seluruh wilayah kaki Gunung Salak.

Beberapa curug yang populer diantaranya adalah Curug Nangka, Curug Luhur, Curug Ngumpet, Curug Pangeran, Curug Seribu, dan masih banyak lagi. Masing-masing curug mempunyai daya tarik sendiri. Persamaannya adalah mereka sama-sama berada di kaki Gunung Salak yang eksotis dan penuh misteri.

Salah satu kawasan dengan panorama indah di kawasan gunung ini adalah Curug Seribu. Dulu, banyak pendaki dan para wisatawan terlena dengan suasana alam yang mempesona ini dan tertarik untuk mandi di Curug. Akan tetapi, niat tersebut ternyata harus ditukar dengan nyawa.

Tidak sedikit pendaki yang tenggelam di Curug Seribu ini. Arusnya sangat deras, apalagi ditambah debit airnya tinggi sehingga sangat membahayakan keselamatan.

Hal tersebut juga tidak jarang dihubungkan dengan cerita mistis. Pasalnya terdapat cerita seorang pendaki yang melihat sosok hitam yang sedang melambai-lambai. Dari 12 orang pendaki yang melakukan pendakian, hanya dia seorang yang melihat sosok hitam tersebut.

 

4.  Misteri Kampung Setan

Gunung pada dasarnya tempat yang sepi, namun di Gunung Salak Bogor ini pada waktu tertentu sering terdengar keramaian di puncaknya. Warga sekitar dan para pendaki menamakannya kampung setan. Pasalnya, banyak aktifitas yang sulit untuk diterima nalar manusia.

Terkadang pada malam hari terlihat sangat ramai di kawasan puncaknya. Meskipun pada kenyataannya suasana sepi mencekam.

Terdengar kabar jika ada pendaki yang membeli pisang goreng di puncak Gunung Salak, sungguh menjadi misteri mengerikan. Faktanya tidak ada orang yang berjualan di sana.

Beruntungnya pendaki tersebut masih bisa kembali pada rombongan. Meskipun telah memakan pisang goreng yang dijual oleh sosok gaib.

5.  Binatang Gaib Raksasa

Di Gunung Salak kerap terlihat misteri sosok gaib menyerupai binatang. Sebut saja sosok monyet berukuran lebih besar dari gorila. Kemudian ada babi hutan seukuran truk tronton, hingga suara misterius seperti derapan kuda.

6.  Suara Alunan Gamelan Sunda

Gunung Salak Bogor di tanah Sunda ini mempunyai banyak cerita gaib yang terasa mencekam dan penuh misteri. Menurut pengakuan warga dan beberapa pendaki, di gunung ini sering terdengar suara gamelan Sunda layaknya seperti sedang menggelar pesta-pesta tempo dulu.

Kemudian suara gamelan semakin lama terdengar sangat jelas, bunyinya mistis dan misterius. Mendengarnya akan membuat bulu kuduk merinding, namun ketika mencari sumber suara itu pasti tidak akan ditemukan. Justru pencari akan tersesat di Gunung Salak Bogor tersebut.

7.  Sosok Nenek Tua Penunggu Tebing

Kisah misteri Gunung Salak berikutnya adalah penampakan sosok nenek tua yang berumur sekitar 80an tahun. Cerita bermula dari seorang pendaki yang sedang mendaki gunung seorang diri. Kemudian dia bertemu dengan seorang nenek yang sedang mendaki tebing pula.

Pada waktu itu pendaki sulit melewati tebing yang terjal, bahkan bermaksud untuk mengingatkan nenek agar berhati-hati. Namun, ketika sang nenek menoleh ternyata mukanya sangat seram, seraya berkata, “Saya tinggal di sini, nak. Saat malam saya sangat senang, karena banyak orang yang memberi saya makan.”

Tidak berselang lama, nenek tua itu memanjat secepat kilat dan menghilang. Pendaki baru tersadar jika sosok itu bukanlah manusia. Adapun makanan yang dimaksud adalah persembahan untuk makhluk penghuni Gunung Salak, seperti sesajen.

8.  Sosok Misterius Dekat Bibir Sungai

Berdasarkan cerita salah seorang pendaki, saat dia mendirikan tenda di dekat bibir sungai melihat sosok orang di seberang sungai tersebut. Sosok tersebut tampak jelas memakai baju seperti kain ihram berwarna putih. Namun, ketika pendaki bersama temannya mendekati keberadaannya menggunakan senter, sosok tersebut hilang begitu saja.

9.  Penampakan Prajurit Prabu Siliwangi Berwajah Pucat

Cerita misteri Gunung Salak tidak hanya terlihat sosok hewan atau suara aneh, tapi terdapat sosok menyerupai prajurit yang menggunakan pakaian seperti zaman dulu. Sosok tersebut kerap muncul menjelang waktu maghrib dan malam hari. Namun, tidak jarang para pendaki melihat sosok tak kasat mata ini ketika matahari masih menyingsing.

Kisah penampakan pasukan tentara berwajah pucat ini bermula dari seorang pendaki yang mendapati cuaca buruk saat pendakian, sehingga harus mendirikan tenda lebih awal. Sesaat setelah tenda berdiri, salah seorang pendaki melihat sosok bayangan hitam. Karena diliputi rasa penasaran, dia bergegas keluar tenda sembari berkeinginan untuk menghirup udara segar.

Alih-alih bersantai dan mendapat udara segar, justru yang terlihat adalah sejumlah tentara berwajah pucat mengelilingi tenda. Berdasarkan pengakuannya, pasukan tersebut membawa seekor macan putih yang matanya bersinar terang. Pendaki tersebut sadar jika di hadapannya itu bukanlah manusia.

Kedatangan prajurit tersebut merupakan pasukan Prabu Siliwangi. Seperti yang diketahui, Prabu Siliwangi merupakan raja Pajajaran yang senang berkelana. Kemudian di akhir hidupnya harus melarikan diri dari anaknya Raden Kian Santang yang hendak mengislamkannya.

Menurutnya, pada waktu yang sama terdengar seorang wanita melantunkan doa dari bukit sebelah. Namun sosok tersebut tidak bisa dilihat dengan kasat mata, kemudian sontak saja seluruh penampakan pasukan prajurit menghilang setelah dibacakan doa.

10.  Misteri Puncak Manik

Kawasan Gunung Salak Bogor berikutnya yang menyimpan banyak misteri adalah Puncak Manik. Konon, banyak yang bercerita jika Puncak Manik merupakan tempat kerajaan gaib Pajajaran.

Pada saat tertentu, kerajaan gaib Pajajaran mengadakan acara khusus yang sering menimbulkan kejadian aneh yang tidak dapat diterima akal sehat manusia.

Pada bulan tertentu, Puncak Manik menjadi lokasi digelarnya acara Dongdang yang dimainkan oleh bangsa gaib. Jika ada pendaki yang melintasi kawasan tersebut akan mengalami berbagai kejadian tidak masuk akal, seperti cuaca tiba-tiba berubah atau hembusan angin yang tidak tentu arahnya.

Daerah Puncak Manik sering tertutup kabut tebal yang datang secara mendadak. Kemudian terdapat makam Mbah Salak atau Eyang Manik, alias Mama Raden Hasan Basri dengan gelar Raden Hasan Brajakusumah. Tidak banyak pendaki yang mampu naik hingga titik ini dan oleh warga sekitar, lokasi ini disebut sebagai puncak suci.

11.  Jalan Bercabang Mistis

Awal mula pendaki tersesat adalah ketika mereka menemui jalan bercabang. Padahal, pada awal pendakian jalan bercabang tersebut sama sekali tidak terlihat, tentu saja hal tersebut menjadi salah satu misteri Gunung Salak.

Bahkan, seringnya pendaki mengalami kejanggalan seperti ini, mereka mempunyai siasat untuk memberi tanda jalan memakai pita. Sehingga akan memudahkan untuk mengingat jalur di Gunung Salak Bogor ini. Namun, tetap saja kejadian seperti tersesat hingga hilangnya para pendaki tak dapat terelakkan.

 

Kisah Pendaki yang Tersesat di Area Gunung Salak Selama 3 Bulan

Kisah pendaki yang tersesat ini menjadi misteri horor dan membuat siapa saja bergidik. Empat pendaki menceritakan pengalaman bertemu binatang aneh, prajurit zaman dulu, hingga alunan gamelan Sunda, mereka adalah Hadi, Aska, Ishak, juga Angga.

Tanpa disadari, keempat pendaki ini ternyata tersesat selama 3 bulan di Gunung Salak. Anehnya, mereka tiba-tiba saja berada di Cirebon, Jawa Barat.

Pada waktu itu, mereka merasa jika telah tersesat selama 2 minggu. Bahkan pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan membuatkan kuburan untuk mengenang kepergian mereka.

Pada tahun 2009 setelah pembagian rapor, Hadi bersama teman-temannya pergi ke Gunung Salak untuk melakukan pendakian. Mereka naik kendaraan umum dari Jakarta menuju Sukabumi via jalur pendakian Cidahu.

Ketika mendaki menuju puncak, tidak lupa menyematkan tali rafia di setiap pohon untuk memudahkan proses saat turun mendaki. Naasnya, saat mereka berhasil mencapai puncak dan hendak kembali, jejak tersebut hilang sehingga membuat tersesat.

Tatkala memilih jalan bercabang, Hadi bersama teman-teman merasa bingung. Apakah memilih kanan atau kiri, dengan penuh keraguan akhirnya mereka memutuskan menyusuri jalur kanan. Dimana jalur tersebut adalah arah sungai atau mata air. Dengan harapan, air sungai mampu mengarahkan menuju pabrik dari air mineral yang ada pada kaki Gunung Salak dan misteri tersesat ini dapat menemukan titik awal pendakian.

Selama perjalanan, mereka tidak menemui pendaki lainnya. Mereka terus menyusuri sungai hingga senja tiba. Namun tak kunjung menemukan jalur yang sering dilewati pendaki atau pos pendakian.

Perasaan cemas terus berkecamuk mengikuti mereka, mau berbalik arah takut semakin tersesat. Sehingga mereka meneruskan perjalanan menelusuri aliran sungai.

Baca Juga: Pesona air terjun

Banyak Kejadian Aneh di Luar Nalar Manusia

Keputusan untuk melanjutkan perjalanan mengikuti aliran sungai ini tidak membuahkan hasil. Pada waktu malam hari mereka pun mendirikan tenda dan memasak sisa stok makanan yang semakin menipis.

Malam pun tiba, kemudian mereka pergi tidur. Suara raungan hewan buas menghantui mereka di malam hari, suasana mencekam dalam kesunyian.

Pada suatu pagi di hari ke-3, Hadi menemukan sosok hewan aneh berbentuk monyet raksasa seperti gorila berambut panjang. Dia menyadari jika ada yang tidak beres, terdapat banyak misteri di Gunung Salak ini.

Perjalanan pun kembali mereka lanjutkan hingga sore dan malam kembali datang. Tidak jauh dari bibir sungai, mereka berhasil menemukan jembatan besar di atas sungai penuh dengan kendaraan lalu lalang.

Selama perjalanan, para pendaki melahap apapun, entah itu dari tumbuhan, ikan, hingga kucing hutan. Mereka juga mengalami beberapa kisah misteri selama perjalanan pendakian di Gunung Salak. Mulai dari mendengar gamelan sunda, raungan binatang-binatang buas, hingga melihat prajurit berpakaian zaman dulu.

Bahkan konflik panas terjadi diantara mereka, Aska pasrah dan menyerah untuk melanjutkan perjalanan dan minta ditinggalkan. Kejadian aneh berikutnya adalah Angga yang notabene orang Betawi, pandai bercakap Sunda setelah makan kucing hutan. Perjalanan mereka hentikan selama 2 hari setelah Angga pingsan.

Setelah 2 hari perjalanan mereka tunda, sumber makanan yang diperoleh dalam bentuk sesajen dan dupa. Dari situlah Hadi dan teman-teman sadar ada kehidupan di sekitar.

Lantas, beberapa hari kemudian mereka berhasil menemukan jembatan dan naik ke atas. Saat hendak pulang ke Jakarta naik bus, ternyata keberadaan mereka saat itu di Cirebon.

 

Tragedi Sukhoi di Gunung Salak

Pesawat Sukhoi yang dinyatakan hilang pada tahun 2012 berisi 37 penumpang dan 8 kru pesawat asal Rusia. Pesawat yang sedang melakukan joy flight tersebut lepas landas dari Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma menuju Pelabuhan Ratu, kemudian hendak kembali lagi.

Namun, tiba-tiba saja sang pilot meminta menurunkan ketinggian pesawat dengan alasan yang kurang jelas. Ada yang menduga jika pilot ingin melihat pemandangan di lereng Gunung Salak, ada pula yang berpendapat ingin mengambil ancang-ancang untuk mendarat. Saat itulah tiba-tiba kontak Sukhoi menghilang dari menara pengawas.

Pesawat ditemukan hancur lebur dengan serpihan yang berserakan di hutan di Gunung Salak yang lebat. Kemudian hilangnya Sukhoi ini banyak yang menghubungkan dengan sejumlah kisah misteri Gunung Salak. Penduduk di sekeliling Gunung Salak memang masih kental dengan mitos. Memang bukan pertama kalinya pesawat jatuh di Gunung Salak, pesawat dianggap melanggar teritori makhluk halus di sana.

Jalur Pendakian Gunung Salak

Reputasi Gunung Salak sebagai gunung paling angker di provinsi Jawa Barat tidak perlu diragukan lagi. Sudah banyak orang yang membuktikan misteri Gunung Salak penuh dengan kejadian dan kisah mistis.

Terlepas dari itu semua, masih banyak pendaki yang penasaran untuk menaklukkan Gunung Salak melalui pendakian. Terdapat empat jalur pendakian Gunung Salak secara resmi.

Pertama jalur pendakian gunung Salak melalui Pasar Rengit, Bogor dan jalur pendakian gunung Salak via Cidahu, Sukabumi. Selain itu terdapat jalur pendakian Gunung Salak melalui Citaman atau Cimelati, Cicurug, Sukabumi dan yang terakhir jalur pendakian Gunung Salak melewati Aji Saka.

Meskipun tergolong mempunyai ketinggian yang rendah, namun jangan sekali-kali meremehkan tantangan pendakian Gunung Salak penuh misteri ini. Pasalnya, hutan di Gunung Salak sangat lebat dengan medan topografi yang penuh jurang curam serta berbahaya.

Jika berniat untuk mendakinya, maka dapat menggunakan salah satu jalur pendakian di atas. Setiap jalur, mempunyai durasi pendakian rata-rata yang berbeda. Paling cepat adalah via Pasar Rengit, sementara durasi terlama jalur Aji Saka.

Baca Juga: keindahan gunung papandayan

Tips Penting Sebelum Mendaki Gunung Salak

Mendaki gunung tidak semudah yang kita bayangkan. Karena harus memahami pengetahuan soal gunung yang akan didaki dan larangannya. Jika tidak, justru akan membahayakan keselamatan pendaki.

Selain terkenal angker, Gunung Salak mempunyai banyak misteri yang wajib diketahui. Kemudian treknya tidak mudah, terjal bebatuan dan butuh kehati-hatian.

Demi keselamatan, sebaiknya meminta izin terlebih dahulu sebelum mendaki melalui Mbah Idim Dimyati, yakni juru kunci Makam Keramat di Gunung Salak.

Pantangan Gunung Salak

Pesan dari Mbah Idim tidak boleh sombong dengan menganggap remeh Gunung Salak. Kemudian tidak boleh memetik bunga Anggrek sepanjang perjalanan.

Gunung Salak merupakan hutan lebat penuh misteri dengan keanekaragaman flora dan fauna. Salah satu flora yang terkenal adalah tanaman Anggrek.

Jika melanggar peraturan yang ada, kemungkinan perjalanan akan memutar di sekitar tempat pendakian atau berulang kali. Semua itu akan berakhir bila bunga Anggrek yang Anda petik dikembalikan ke tempat semula.

Anggrek hutan di Gunung Salak mempunyai banyak jenis dan tumbuh merata di seluruh gunung ini. Adanya pantangan untuk mengambil Anggrek dari habitatnya bagi siapapun, membuat populasi tanaman ini cukup terjaga.

Pantangan Gunung Salak berikutnya sangat unik, yakni dilarang bertanya tentang buah salak. Karena hal ini seolah merendahkan penguasa Gunung Salak yang menganggap gunung mereka merupakan gunung buah salak yang banyak durinya. Sedangkan, misteri Gunung Salak ini menurut asal bahasanya mempunyai arti sebagai Gunung Perak.

Misteri Gunung Salak Bogor ini menjadi tempat bagi banyak pendaki yang tersesat dan hilang. Terdapat beberapa kepercayaan yang menganggap kejadian tersebut lantaran pendaki melanggar pantangan di gunung ini. Namun, melihat kondisi hutan lebat dengan kontur tebing curam memerlukan kehati-hatian ketika mendaki. Bahkan halimin atau batu terkadang turun cepat dan menutupi pandangan, sehingga berpotensi risiko tersesat dan hilang dalam setiap jalur pendakian Gunung Salak.

 

Terimakasih
Author : A Iwan Dahlani

Comments are closed.