Keindahan Gunung Papandayan Ada 6 Pemandangan Menawan

439

Keindahan Gunung Papandayan Ada 6 Pemandangan Menawan. papandayan merupakan salah satu gunung yang tersohor di kabupaten Garut. Banyak keindahan yang tidak dimiliki dari gunung gunung lainnya. gunung yang pernah meletus di tahun 1772 ini. Mendaki gunung ini, treck disini cukup mudah dan bersahabat, Cocok untuk pendaki pemula, dan liburan keluarga. Ada jalan aspal yang menghubungkan dari bawah hingga dekat kawah gunung dan dapat dilalui oleh kendaraan bermotor seperti motor trail.

Taman wisata alam keindahan gunung papandayan merupakan salah satu objek wisata alam yang terletak di Desa Sirnajaya dan Kramat Wangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Taman wisata alam ini memiliki banyak pemandangan alam yang indah dengan hamparan bunga Edelweiss, dengan ketinggian kurang lebih 2.666 mdpl.

Kata Papandayan sendiri diambil dari cerita rakyat sekitar yang konon mendengan suara gaib pada saat melintas gunung, dan suara tersebut terdengar seperti seorang pandai besi yang sedang membuat perkakas besi.

1. keindahan yang ada di Gunung Papandayan

Keindahan gunung papandayan ini sering dianggap sebagai gunung yang kurang menantang oleh para pendaki, tapi keindahannya tak kalah dengan gunung yang lebih tinggi. Banyak tempat indah yang sangat cocok untuk dijadikan tempat berfoto atau selfie. Keindahan Gunung Papandayan Ada 6 Pemandangan Menawan

Mulai dari Pondok Salada yang banyak ditumbuhi bunga edelweiss, Hutan Mati yang begitu eksotis hingga Ghober Hoet yang sangat cantik ketika dijadikan tempat menyaksikan matahari terbit. Untuk jalur pendakiannya sendiri bisa dibilang lumayan landai, bahkan untuk sampai di area camp yang terletak di Pondok Salada kita hanya perlu berjalan sekitar 2 jam dari area parkir. Jika masih dianggap berat Anda bisa menyewa ojek yang dapat mengantarkan Anda pada tempat yang diinginkan.

2. Terdapat 14 Kawah 

Gunung papandayan termasuk salah satu gunung api yang masih aktif dengan kawah-kawah identik berpindah-pindah secara acak. para pengunjung dapat melihat kawah-kawah tersebut secara dekat. Keindahan gunung papandayan terdapat 14 kawah dan yang paling besar adalah kawah Mas dengan lebar kurang lebih 150 meter. Kawah ini bergemuruh layaknya suara mesin pesawat jet.

Baca Juga: Misteri Gunung salak

Dari 14 kawah ini masing-masing kawah mengeluarkan asap yang berberda-beda ada yang berwarna hijau hingga ada yang berwarna emas. Udara disekitar kawah cukup panas, sehingga Anda sarankan untuk memakai baju dengan bahan yang dingin.

Selain menikmati kawah disana Anda juga bisa menemukan hamparan bunga Eidelweiss . Sebagian orang percaya bahwa air yang ada dikawah ini bisa digunakan sebagai obat yang paling mujarab untuk penyakit kulit.

Lalu Apa Saja Sich ?  pemandangan Menawan di Keindahan Gunung Papandayan yang bisa dinikmati.

1. Camp David

Bagu para pendaki lokasi ini dijadikan base camp para pendaki dan wisatawan yang akan mendaki Gunung Papandayan. Areanya luas dan ada pemandian air panas yang ramai dikunjungi wisatawan. Jadi jika tidak ingin mendaki, cukup menikmati pemandangan dan suasana nyaman di Camp David

2. Danau Papandayan

Danau papandayan menjadi Spot ini adalah yang pertama kali dijumpai para pendaki menuju Puncak Papandayan. Danau berwarna hijau nan cantik ini tidak terlalu luas, tapi cukup membuat mata terpesona karena keindahannya dengan duduk-duduk di pinggirnya sambil memandang kepulan asap yang keluar dari kawah.

3. Hutan Mati

Pada lokasi hutan mati ini boleh dibilang yang paling hits di keindahan gunung papandayan. Ya, Hutan Mati yang tadinya tampak angker karena terbakar pada tahun 2002 ini kini justru terlihat eksotis dan menjadi spot wajib untuk diabadikan. Pohon-pohon yang kering akibat lalapan api justru terlihat keren dan menawan.

4. Tebing Soni

Sebetulnya tebing soni lokasi ini, seperti tebing-tebing di gunung pada umumnya. Namu yang menarik di lokasi ini, Anda bisa menikmati cantiknya Gunung Cikurai dari kejauhan. Konon katanya banyak vandalisme dilakukan orang yang tak bertanggungjawab di Tebing Soni sehingga merusak pemandangan.

5. Tegal Alun

Kemudian tegal alun ini merupakan salah satu lokasi spot favorit para pendaki dan wisatawan. Ibaratnya nggak sah jika ke Gunung Papandayan jika tidak ke Tegal Alun.

Karena disini Anda akan menemui padang yang penuh dengan bunga abadi yakni Edelweiss. Bunga cantik yang menawan, namun Anda dilarang untuk memetiknya, ini memanjakan mata setiap orang yang memandang.

6. Pondok Saladah

Selanjutnya, pondok saladah ini adalah area untuk kemping di kawasan keindahan gunung papandayan. Meski disini terdapat Bunga Edelweiss namun tidak sebanyak di Tegal Alun. Pondok Saladah dikelilingi bukit dengan pohon-pohon hijau nan lebat daunnya.

Memilih Jalur Pendakian Cisurupan

Gunung papandayan memiliki dua jalur pendakian yang bisa dipilih oleh para pendaki yakni jalur Cisurupan dan jalur Pengalengan. Jalur Cisurupan termasuk jalur pendakian yang termudah dan menjadi pilihan bagi para pendaki pemula karena tracknya relatif lebih aman.

Pendaki harus menuju gerbang pendakian terlebih dahulu untuk kemudian melanjutkan menuju basecamp. Dari basecamp inilah perjalanan pendakian di mulai. Sebelum memulai pendakian, pendaki harus melakukan registrasi terlebih dahulu di basecamp.

Pada track Cisurupan, pendaki harus melalui jalur menanjak di awal-awal pendakian. Jalur yang dilalui diawal-awal pendakian cukup menantang karena kondisi jalanan yang bebatuan. Bagi Anda yang pendaki pemula, mungkin akan merasakan sedikit pegal-pegal di bagian kaki terutama lutut. Perlahan-lahan bau belerang menyengat akan tercium di track ini. Bau belerang ini berasal dari kawah keindahan gunung papandayan yang memiliki 14 kawah yang mengeluaran asap. Setelah melewati kawah, pendaki akan memasuki hutan dengan banyaknya pepohonan dan memberikan nuansa kesejukan tersendiri.

Selanjutnya, pendaki akan tiba di pintu Lawang Angin. Dari pintu ini, pendaki akan menemui jalur yang bercabang tiga. Pada jalur sebelah kiri, pendaki akan menuju Camping Ground Pondok Saladah. Sementara di jalur sebelah kanan, pendaki akan menuju Tegal Alun, dan jalur lurus menuju Pengalengan. Di Pondok Saladah biasanya dijadikan area untuk beristirahat oleh para pendaki. Di sini mereka bisa mendirikan tenda untuk kemping sebelum menuju puncak. Selain itu, pendaki juga bisa mendapatkan air dengan mudah di sungai kecil dengan debit air cukup besar.

Sambil beristirahat, pendaki disajikan panorama keindahan bunga khas pegunungan edelweis. Memandangi edelweis ditemani segelas minuman hangat menjadi kenyamanan tersendiri di sini apalagi setelah lelah mendaki, berada di sini dapat menghilangkan rasa penat selama perjalanan.

Bahkan jika pendaki mengalihkan pandangannya ke arah timur, maka akan tersaji pemandangan pohon-pohon kering yang terkena erupsi atau dikenal dengan kawasan hutan mati. Gunung Papandayan sendiri pernah meletus di tahun 1772.

Puas melepas lelah di Pondok Saladah, pendaki dapat melanjutkan perjalanan menuju Tegal Alun. Untuk mencapai Tegal Alun, pendaki harus melewati kawasan Hutan Mati terlebih dahulu. Tegal Alun menjadi titik tertinggi yang menyajikan keindahan Gunung Papandayan. Di sini merupakan rimba bagi bunga edelweis, bunga yang hanya tumbuh di kawasan pegunungan.

Dari puncak ini, pendaki akan disajikan keindahan matahari terbit dan terbenam. Kawasan ini juga menjadi objek foto favorit pendaki untuk mengabadikan momen mereka di puncak Gunung Papandayan. Ada kepuasan dan sensasi tersendiri ketika para pendaki berhasil mencapai puncak gunung dan momen ini tentu saja begitu sayang untuk dilewatkan.

Bumi Area perkemahan

Selanjutnya adalah bumi perkemahan merupakan area untuk berkemah dengan latar belakang kawah Keindahan gunung papandayan dan terdapat sungai kecil dengan air yang bersih. Tempat ini rekomendasi buat kemah keluarga tercinta. Tempat berkemah disini ada 3 yang populer diantaranya adalah sebagai brrikut :

1. Gober Hoet

Tempatnya yang terletak setelah pintu lawang angin. merupakan area terbuka dengan pemandangan ke arah kawah gunung.

2. Pondok Saladah

Untuk lokasi pondok saladah sendiri letaknya berdekatan dengan area hutan mati, serta terdapat sumber mata air yang dapat digunakan untuk persediaan air minum.

3. Curug Hejo

Na untuk curug hejo terletak di area bawah hutan mati yang memiliki keindahan air berwarna hijau, terdapat pemandangan menawan, yakni air terjun bertingkat dengan kolam air jernih yang menarik untuk Anda dikunjungi.

Baca Juga: Legenda Sanghyang sirah

Taman Wisata Alam Papandayan Sudah Ada Fasilitas kolam Rendam Air Panas

Keindahan gunung papandayan tersedia kolam rendam air panas dengan sumber air langsung dari kawah papandayan dengan panas yang alami antara 30 derajat Celcius lebih. Alhasil, air yang berada di kolam rendam ini adalah air belarang asli yang memiliki banyak manfaat, dan berkhasiat untuk kesehatan terutama masalah kulit seperti gatal, panu, kadas, kurap dan beberapa penyakit kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur.

Untuk menikmati fasilitas kolam rendam air panas, tentunya pengunjung akan dikenakan biaya tambahan, baik untuk dewasa ataupun untuk Anak-anak.

Favorit Selfie Area

Biasanya wisatawan tempat ini menjadi lokasi favorit pengunjung keluarga untuk berfoto-foti selfie. Tepatnya berada disamping kolam rendam air panas, sekarang dibangun area baru dengan luas kurang lebih sekitar 5 hektar dengan konsep taman yang disekitarnya terdapat tumbuhan khas Keindahan gunung papandayan seperti edelweiss, pohon cantigi dan puspa.

Untuk pengunjung disini sudah tersedia bangku dan meja yang unik terbuat dari batang kayu yang bisa Anda gunakan sebagai tempat duduk saat menikmati kesejukan alam Keindahan Gunung Papandayan Ada 6 Pemandangan Menawan

Baca Juga: Peona air terjun

Menara

Sebelah utara area parkir tempat lama terdapat sebuah menara yang tingginya kurang lebih sekitar 10 meter. Anda bisa naik keatas menara untuk menyaksikan pemandangan dari atas. hamparan Kota Garut dan Gunung Cikuray akan terlihat dengan jelas dari sini jika tidak terjadi kabut.

Akses Menuju Taman Wisata Alam Gunung Papandayan

Untuk menuju lokasi taman wisata alam gunung papandayan dapat dicapai dengan menggunakan transfortasi umum atau kendaraan pribadi. Apabila Anda dari Jakarta menggunakan transfortasi umum atau gunakan bus JAKARTA-GARUT.

Kemudian dari terminal Garut dilanjutkan dengan menggunakan angkot jurusan Cikajang dan berhenti di alun-alun Cisurupan kemudia Anda lanjutkan dengan menggunakan ojek atau jika rombongan bisa menggunakan mobil bak terbuka yang sudah tersedia di alun-alun cisurupan.

Satu hal yang harus menjadi catatan penting bagi rombongan yang membawa bus besar adalah ada aturan khusus dari warga sekitar Cisurupan bahwa bus besar yang membawa rombongan tidak diperbolehkan naik ke atas. Bus harus diparkir di Cisurupan, sedangkan untuk tiba dilokasi rombongan harus menyewa mobil bak terbuka yang sudah tersedia disekitar alun-alun Cisurupan.

 

Terimakasih

Comments are closed.