JurnalLBH LP-KPK'N

Main Menu

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan

logo

Header Banner

JurnalLBH LP-KPK'N

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan
  • Pelantikan Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026 s/d 2029

  • SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon: Dari Kesunyian Wartawan Lahir Monumen Kebanggaan Indonesia

  • Agenda Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Desa Tanah Merah Kembali Ditunda, Ini Alasannya

  • Hadapi Musim Hujan, Gubernur Andra Soni Imbau Warga Pantau Informasi Resmi BMKG dan Pastikan Wisata Banten Aman

  • Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN

Ekonomi
Home›Ekonomi›Sedikit Membuka Hati Kita, Cerita Belanja Di Pasar Tradisional

Sedikit Membuka Hati Kita, Cerita Belanja Di Pasar Tradisional

By Redaksi
Maret 2, 2022
589
0

Belanja dipasar tradisional terlihat di sudut pasar ada seorang pedagang perempuan. Tepat saat kami belanja sayuran, saat itulah muncul seorang pembeli yang menggunakan mobil mewah. Awalnya si pembeli ingin membeli 1kg buah seharga 8rb/kg yang sebelumnya dihargai 11rb/kg. Ia pun berusaha keras menawar. Pada akhirnya Ibu si penjual sepakat menjual 7rb/kg. Si Pembeli kemudian melihat buah lain, Ibu tersebit menjual dengan harga 20rb/kg, Terjadilah tawar-menawar.

Mengapa Orang Tega Menekan Harga Pada Pedagang Kecil

Si pembeli terus memaksa ingin membeli buah tersebut dengan harga 10rb/kg. Katanya, buah begitu tidak layak dihargai 20rb/kg. Akhirnya si Ibu Penjual pun sepakat seharga 10rb/kg karena sudah lama buah tsb belum laku.

Namun, kami sendiri menyaksikan betapa kerasnya si pembeli menawar dan memaksa. Kami merenung, banyak orang sering sekali berhemat setiap rupiah dari si penjual. Belanja dipasar trasidional memang sering sekali kita temukan dengan harga murah.

Tetapi mereka sering mengganggap harga barang dari seorang pedagang kecil atau pasar tradisional mudah untuk ditawar. Mereka menawar begitu gigih, setelah itu mereka kemudian merasa puas karena bisa menawar.

Lalu kemudian mereka berjalan ke mall dan tidak bertanya kepantasan dari harga secangkir kopi Rp 60.000, Mereka bahkan membeli dengan bangga dan malu bila menawar. Mereka menawar dari tukang becak yang harus mengayuh sepeda dengan berat, tetapi tidak pernah memprotes argo taksi yang bergerak tak terkendali.

Setelah itu, mereka akan bicara tentang pengentasan kemiskinan. Mereka salahkan pemerintah atas data-data kemiskinan yang tidak pernah turun. Padahal di balik itu, mereka mengeksploitasi Si Miskin.

Baca juga: Usaha Makanan dengan Modal Kecil yang Mudah Dilakukan

Si Kaya Yang Pelit

Si kaya berusaha berhemat setiap keping rupiah dari si miskin yang berkerja lebih keras, lebih berat, di bawah panas terik matahari, tak jarang membuat penampilan mereka lusuh dan kotor demi memberi makan keluarganya.

Namun si kaya rela menghabiskan uang yang jauh lebih banyak di mall, tempat wisata, club malam, dan sebagainya tanpa menanyakan kepantasan harga atau tarif yang dibebankan kepada mereka.

Sadar atau tidak kita telah membuat si miskin bertambah miskin dan si Kaya bertambah kaya karena kebodohan kita. Namun, mereka menghabiskan uang yang jauh lebih banyak di mall tanpa menanyakan kepantasannya. Dan sadar ataupun tidak. Mereka mungkin adalah Kita.

Belanja dipasar tradisional memanglah harga yang murah. Namun, miris melihat si pedagang kecil yang dagangannya ditawar dengan harga yang tak sesuai.

 

Hanya Interospeksi
Semoga Bermanfaat

Previous Article

KPK Panggil Dua Pejabat PEMKOT TANGSEL Terkait ...

Next Article

Tindaklanjuti Instruksi Presiden Jokowi, Kapolri: Seluruh Personel ...

Redaksi

Related articles More from author

  • Ekonomi

    Pj Gubernur Al Muktabar Fokuskan Pengendalian Pada Komoditas Penyebab Inflasi

    Januari 16, 2024
    By Redaksi
  • Ekonomi

    Memudahkan Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor, Ditlantas Polda Banten Gelar Samling

    Januari 10, 2022
    By Redaksi
  • Ekonomi

    Pj Bupati Tangerang Dampingi Menhub di Groundbreaking Stasiun Jatake Pagedangan

    Maret 31, 2024
    By Redaksi
  • Ekonomi

    Kapolda Banten Serahkan Anggaran Tahun 2022 dan Tandatangan Pakta Integritas

    Desember 16, 2021
    By Redaksi
  • Ekonomi

    Berikut Cara Daftar Kartu Prakerja, Beserta Persyaratannya

    Maret 4, 2022
    By Redaksi
  • Ekonomi

    Triwulan IV 2022, Pemprov Banten Efektifkan Penerimaan Pendapatan Daerah

    November 12, 2022
    By Redaksi

You may interested

  • Pemerintahan

    Pemprov Banten Berlakukan Larangan Kembang Api Demi Keamanan Tahun Baru 2026

  • Daerah

    Presidium BPP-KTT Semakin Semangat, Karena Mendapat Dukungan dari DPRD Provinsi Banten

  • Daerah

    Perihal Pelaksanaan Pembangunan Desa Pondok Jaya Kegiatan Paving Blok Jadi Sorotan Yang diduga Tak Sesuai RAB

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Links

  • Redaksi
  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • Pemerintah Desa Sasak Kecamatan Mauk Kompak Gotong Royong Bersihkan Rumput Dan Got Solokan

    By Redaksi
    Juni 16, 2026
  • Camat Sepatan Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dan Serukan Semangat Mempererat Hubungan Antara ...

    By Redaksi
    Juni 16, 2026
  • Camat Sukadiri Ucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1448 Hijriah 2026

    By Redaksi
    Juni 16, 2026
  • Lurah Sukatani Dan Sekretaris Lurah Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Ajak ...

    By Redaksi
    Juni 16, 2026
  • Proyek Betonisasi Didesa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Diduga Surganya Kontraktor Nakal

    By Redaksi
    Juni 25, 2021
  • Minta Tak Abaikan Prokes,Covid-19 Amat Membahayakan Dan Nyata Adanya

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Curi HP di Toko Kerudung, Pria 37 Diringkus Polsek Cikupa Polresta Tangerang

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Sekretaris Umum DPP LBH LP-KPK’N : Ikut Serta Vaksinasi Yang Diadakan Kodim 0510 Tigaraksa

    By Redaksi
    Juni 25, 2021

Follow us

Photostream

    © Copyright jurnallbhlpkpkn.com jasa website Prima Desain. All rights reserved.