Niat Sunnah Hajat Dalam AL-Hikmah yang Di Fatwakan Guru

85

Berikut bacaannya “Niat shalat sunnah hajat dalam AL-Hikmah

اصلى سنة لطلب الحاجة ركعتين لله تعالى

Usholli Sunnatan Litholibi Hajati Rok’ataini Lilahi Ta’ala.

Shalat sunnah hajat dalam AL-Hikmah pada rakaat pertama setelah surat fatehah baca surat Idza Jaa annas rullahi 3 kali sampai selesai.

Kemudian rakaat yang kedua setelah selesai baca fatehah lalau baca surat Al-Ikhlas sebanyak 5 kali sampai selesai.

Setelah uluk salam baca surat fatehah 10 kali sambil duduk dan Bismillah sampai walad dooliin. Selanjutnya baca Laillahaillallah wahdaulah syarikala lahulmulku walahulhamdu yuhyi wayumiitu wahua ‘alaa kulli syaiin Godir sebanyak 10 kali.

Karena Nabi Adam Alaihi Salam diusir atau terlempar dari surga ke dunia sekian ratus tahun tidak bertemu dengan Siti Hawa. Dan ketemu di Arafah yang disebut Jabal Rohmah maka disebut Jabal Rahmah karena tempat pertemuan Nabi Adam dengan Siti Hawa.

Nabi Adam Alaihi salam waktu itu membaca ayat tersebut 10 kali. Maka dianjurkan setiap umat Islam berangkat haji wukufnya di Arafah sekurang-kurangnya baca ayat itu 10 kali. Bacanya banyak lebih bagus.

Beruntung umat Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam dimanapun berdo’a di Ijabah. Zaman Nabi Adam Alaihi Salam kalau mau diijabah harus berdo’a di Arafah.

Hajat dalam Al-Hikmah Dan Adapun Do’a Terbagi 3

1. Untuk menebus dosa
2. Untuk simpanan di akherat
3. Untuk diijabah kontan

Hajat dalam Al-Hikmah kalau kita berdo’a tidak diijabah jangan putus asa karena do’a itu mungkin untuk menebus dosa atau simpanan di akherat. Sebab do’a terbagi 3.

Kalau seorang ulama jika dibayar konta do’anya dia merasa rugi, tapi kalau seperti kita tidak kontan diijabah malah pikiran suudzon atau lainnya.

Setelah membaca Laillahaillah diatas tadi 10 kali selesai langsung sujud niatnya syukur, baca Allahu Akbar setelah Allahu Akbar angkat tangannya langsung sujud.

Waktu sujud baca “Ya Allah Ya Robbal Alamiin” sekurang-kurangnya 3 kali. Banyak lebih bagus. Lalu sambung dengan bahasa kita, apa saja yang kita inginkan. Dibawah ini contonya.

Contoh Berdo’a Hajat Dalam Al-Hikmah

Ya Allah Selamatkan keluarga kami di dunia dan di akhirat, Ya Allah makmurkan rizki kami dan jadikan anak kami yang sholeh dan sholehah, Dll.

Setelah selesai bangun dari sujud, uluk salam kekanan dan kekiri selesai langsung berdiri. Kenapa langsung tegak atau berdiri? Karena untuk berdo’a. Adapun do’anya adalah:

اللهم انك تعلم سرى وعلانيتى فقبل معذرتي واقض حاجتي فاءطني سوالى فى الدين والدنيا ولا١خرة وتعلم مافى نفسى فغفرلى ذنوبى فاءنه لايغفرالذنوب الاانت برحمتك ياارحم الرحمين والحمدلله رب العلمين.

“Allahumma innaka ta ‘lamu sirri wa ala niyyati fagbal ma’ dzirotti wagdzi hajati faa thini su alii fiddini waddunya wal akhiroti wata’ lamu maa fii nafsii faghfirli dzunubi fa innahu laa yaghfirud dzunuba illa anta birohmatika yaa arhamar roohimiin walhamdulillahi robbil ‘alamiin” 3x kali. Lalu sambung dengan “Allahummaj’alni mahbuban” wiridan ayat ke-6.

Baca juga: Kisah Santri Pintar Yang Hilang Ilmunya Seketika Karena SU’UL ADAB

Hajat dalam Al-Hikmah dibaca berdiri karena Nabi baca do’a itu sambil berdiri, dan do’a hajat do’anya berdiri maka dimasukkanlah Allahumaj’alni, namun ditambah lagi dengan do’a lain boleh.

Lalu kenapa berdo’a agak celengak keatas dan tangan ditadahkan? Karena pintu do’a atau ka’bah do’a ada diatas, dan tangan diatas itu menandakan kita minta dan memang butuh.

Demikian ulasan penjelasan tentang cara niat shalat sunnah hajat dalam Al-Hikmah. Dan dapatkan update artikel berita pilihan setiap hari dari Jurnallbhlpkpkn.com/. Semoga bermanfaat, salam cabang gintung.

( Asisten Advokat/Ketua LBH LP KPK’N/ Red, No. WhatSApp 0857-1700-26233 )

Comments are closed.