Kelurahan Sepatan Terima Kunjungan Reses Anggota DPRD Dapil 3 Masa Persidangan Ke 2 (dua) Tahun 2025/2026

Kabupaten Tangerang – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, H. Mamun Murod, menggelar kegiatan reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di daerah pemilihannya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan warga.
Reses yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta perwakilan RT dan RW itu berlangsung penuh keakraban, yang berlokasi di aula Kantor Kelurahan Sepatan,” Rabu (11/02/2026)
Dalam kesempatan tersebut, H. Mamun Murod menyampaikan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat guna mendengar berbagai kebutuhan dan permasalahan yang ada di wilayah masing-masing.
Dan saya ingin memberikan perapihan jalan dan saluran air U-dite di wilayah Sepatan kidul supaya tidak banjir, karena kalau turun hujan di wilayah Sepatan kidul sering banjir,” ujarnya
“Reses ini menjadi momen penting bagi kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan warga akan kami tampung dan perjuangkan dalam pembahasan di DPRD,” kata H. Mamun Murod.
Berbagai aspirasi disampaikan warga, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan lingkungan, peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga dukungan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, H. Mamun Murod menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang masuk akan dicatat dan dibahas bersama pemerintah daerah agar dapat direalisasikan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
“Kami berkomitmen untuk mengawal setiap usulan yang disampaikan masyarakat. Semoga apa yang menjadi harapan warga dapat terwujud secara bertahap,” tambahnya.
Melalui reses ini, diharapkan sinergi antara DPRD Kabupaten Tangerang dan masyarakat semakin solid dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Tangerang,” pungkasnya
Kegiatan reses ditutup dengan dialog interaktif dan ramah tamah bersama warga. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara wakil rakyat dan konstituennya. (H.Iwan)









