JurnalLBH LP-KPK'N

Main Menu

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan

logo

Header Banner

JurnalLBH LP-KPK'N

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan
  • Pelantikan Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026 s/d 2029

  • SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon: Dari Kesunyian Wartawan Lahir Monumen Kebanggaan Indonesia

  • Agenda Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Desa Tanah Merah Kembali Ditunda, Ini Alasannya

  • Hadapi Musim Hujan, Gubernur Andra Soni Imbau Warga Pantau Informasi Resmi BMKG dan Pastikan Wisata Banten Aman

  • Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN

Sejarah & Wisata Religi
Home›Sejarah & Wisata Religi›Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum)

Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum)

By Redaksi
Maret 29, 2026
73
0

Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum)- Pra-sejarah adalah masa di mana bukti-bukti sejarah paling sulit ditemukan. Hal ini dikarenakan tidak adanya catatan tertulis dari zaman prasejarah.

Informasi mengenai era ini diperoleh melalui bidang-bidang ilmiah seperti paleontologi, astronomi, biologi, geologi, antropologi, dan arkeologi seperti bangunan megalitik ini.

Istilah megalitik berasal dari bahasa Yunani, mega yang berarti besar dan lithos yang berarti batu. Oleh karena itu, megalitik berarti batu besar. Manusia prasejarah menggunakan batu-batu besar untuk membangun bangunan yang berfungsi sebagai tempat pemujaan bagi roh leluhur.

Bangunan-bangunan ini didirikan untuk tujuan penghormatan dan pemujaan, sehingga bangunan megalitik berkaitan erat dengan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat prasejarah pada masa itu. Bangunan megalitik tersebar di seluruh Indonesia. Berikut beberapa bangunan Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum).

Menhir
Menhir adalah monumen batu tunggal yang didirikan untuk upacara penghormatan kepada roh leluhur. Menhir telah ditemukan di Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan.

Sarkofagus
Sarkofagus adalah peti mati yang terbuat dari dua batu yang disatukan. Peninggalan ini sering ditemukan di Bali.

Dolmen
Dolmen adalah meja batu untuk meletakkan sesaji, penghormatan kepada roh leluhur, dan tempat jenazah. Lokasi penemuannya adalah Bondowoso, Jawa Timur. Peti Batu
Peti batu adalah lempengan batu besar yang disusun membentuk peti mati. Peti batu ditemukan di daerah Kuningan, Jawa Barat.

Waruga
Waruga adalah peti batu kecil berbentuk kubus atau bulat yang terbuat dari batu padat. Waruga umumnya ditemukan di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Patung
Patung adalah patung yang terbuat dari batu padat, beberapa menyerupai manusia, kepala manusia, dan hewan. Patung umumnya ditemukan di Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Punden Bertingkat
Punden bertingkat adalah tempat ibadah. Struktur ini dibuat dengan menumpuk batu secara bertingkat, menyerupai candi.

Budaya Zaman Logam
Budaya perunggu di Indonesia diperkirakan berasal dari wilayah Dongson di Tonkin, Vietnam. Budaya Dongson tiba di Indonesia sekitar abad ke-300 SM, dibawa oleh subras Deutero Melayu (Melayu Muda) yang mengembara ke Indonesia. Artefak budaya dari Zaman Logam meliputi:

 Nekara

 Moko

 Kapak Perunggu

 Candrasa

 Perhiasan Perunggu

 Manik-manik

 Bejana Perunggu

 Patung Perunggu

Demikian penjelasan tentang Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum) semoga bermanfaat, terimakasih

Previous Article

Pembina Majlis Dzikir AL-HIKMAH Dan Lembaga APKAN-RI, ...

Next Article

Inilah Tempat Wisata Prasejarah Bergaya Vintage dijogja

Redaksi

Related articles More from author

  • Sejarah & Wisata Religi

    Segudang Pesona Gunung Burangrang, Dan Cerita Mitos Pendaki

    Februari 3, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Sejarah Syekh Maulana Mansyuruddin Cikadueun

    Januari 30, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Sejarah Pusaka Condong Campur Empat Tombak Milik Kerajaan Majapahit

    Februari 5, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Gunung Karang Saksi Sejarah Yang Melegenda

    Januari 16, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Kisah Cerita Mistis Pernikahan Ki Buyut Beji Bersama Putri Alam Goib

    Januari 28, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Kunjungi Wisata Religi Makam Nabi Sulaeman Di Jombang

    April 23, 2023
    By Redaksi

You may interested

  • Infrastruktur

    Kayak Legenda Roro Jonggrang, Proyek Betonisasi JL Makam Kp Picung Desa Pasarkemis Dikerjakan Hanya Satu Malam

  • Bisnis & Ekonomi

    Kartusi “BPNT di Desa Jengkol Saya Soroti Dalam Tanda Petik”

  • Daerah

    Santunan Anak Yatim Piatu BPPKB Banten Ranting Cijeruk Kecamatan Mekar Baru

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Links

  • Redaksi
  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • Terkait Konfirmasi : Ketua KPS Bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kecamatan Sepatan Timur ...

    By Redaksi
    Juni 17, 2026
  • Jual Berbagai Macam Ayam Bangkok Babon Siap Untuk Diternak

    By Redaksi
    Juni 17, 2026
  • Pemerintah Desa Sasak Kecamatan Mauk Kompak Gotong Royong Bersihkan Rumput Dan Got Solokan

    By Redaksi
    Juni 16, 2026
  • Camat Sepatan Ucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Dan Serukan Semangat Mempererat Hubungan Antara ...

    By Redaksi
    Juni 16, 2026
  • Proyek Betonisasi Didesa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Diduga Surganya Kontraktor Nakal

    By Redaksi
    Juni 25, 2021
  • Minta Tak Abaikan Prokes,Covid-19 Amat Membahayakan Dan Nyata Adanya

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Curi HP di Toko Kerudung, Pria 37 Diringkus Polsek Cikupa Polresta Tangerang

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Sekretaris Umum DPP LBH LP-KPK’N : Ikut Serta Vaksinasi Yang Diadakan Kodim 0510 Tigaraksa

    By Redaksi
    Juni 25, 2021

Follow us

Photostream

    © Copyright jurnallbhlpkpkn.com jasa website Prima Desain. All rights reserved.