JurnalLBH LP-KPK'N

Main Menu

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan

logo

Header Banner

JurnalLBH LP-KPK'N

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan
  • SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon: Dari Kesunyian Wartawan Lahir Monumen Kebanggaan Indonesia

  • Agenda Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Desa Tanah Merah Kembali Ditunda, Ini Alasannya

  • Hadapi Musim Hujan, Gubernur Andra Soni Imbau Warga Pantau Informasi Resmi BMKG dan Pastikan Wisata Banten Aman

  • Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN

  • FaktaKini.id Rayakan Ulang Tahun ke-2: Cukup Sederhana dan Terkesan

Sejarah & Wisata Religi
Home›Sejarah & Wisata Religi›Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum)

Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum)

By Redaksi
Maret 29, 2026
54
0

Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum)- Pra-sejarah adalah masa di mana bukti-bukti sejarah paling sulit ditemukan. Hal ini dikarenakan tidak adanya catatan tertulis dari zaman prasejarah.

Informasi mengenai era ini diperoleh melalui bidang-bidang ilmiah seperti paleontologi, astronomi, biologi, geologi, antropologi, dan arkeologi seperti bangunan megalitik ini.

Istilah megalitik berasal dari bahasa Yunani, mega yang berarti besar dan lithos yang berarti batu. Oleh karena itu, megalitik berarti batu besar. Manusia prasejarah menggunakan batu-batu besar untuk membangun bangunan yang berfungsi sebagai tempat pemujaan bagi roh leluhur.

Bangunan-bangunan ini didirikan untuk tujuan penghormatan dan pemujaan, sehingga bangunan megalitik berkaitan erat dengan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat prasejarah pada masa itu. Bangunan megalitik tersebar di seluruh Indonesia. Berikut beberapa bangunan Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum).

Menhir
Menhir adalah monumen batu tunggal yang didirikan untuk upacara penghormatan kepada roh leluhur. Menhir telah ditemukan di Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan.

Sarkofagus
Sarkofagus adalah peti mati yang terbuat dari dua batu yang disatukan. Peninggalan ini sering ditemukan di Bali.

Dolmen
Dolmen adalah meja batu untuk meletakkan sesaji, penghormatan kepada roh leluhur, dan tempat jenazah. Lokasi penemuannya adalah Bondowoso, Jawa Timur. Peti Batu
Peti batu adalah lempengan batu besar yang disusun membentuk peti mati. Peti batu ditemukan di daerah Kuningan, Jawa Barat.

Waruga
Waruga adalah peti batu kecil berbentuk kubus atau bulat yang terbuat dari batu padat. Waruga umumnya ditemukan di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Patung
Patung adalah patung yang terbuat dari batu padat, beberapa menyerupai manusia, kepala manusia, dan hewan. Patung umumnya ditemukan di Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Punden Bertingkat
Punden bertingkat adalah tempat ibadah. Struktur ini dibuat dengan menumpuk batu secara bertingkat, menyerupai candi.

Budaya Zaman Logam
Budaya perunggu di Indonesia diperkirakan berasal dari wilayah Dongson di Tonkin, Vietnam. Budaya Dongson tiba di Indonesia sekitar abad ke-300 SM, dibawa oleh subras Deutero Melayu (Melayu Muda) yang mengembara ke Indonesia. Artefak budaya dari Zaman Logam meliputi:

 Nekara

 Moko

 Kapak Perunggu

 Candrasa

 Perhiasan Perunggu

 Manik-manik

 Bejana Perunggu

 Patung Perunggu

Demikian penjelasan tentang Mengenal tentang Kebudayaan Batu Besar (Megalithikum) semoga bermanfaat, terimakasih

Previous Article

Pembina Majlis Dzikir AL-HIKMAH Dan Lembaga APKAN-RI, ...

Next Article

Inilah Tempat Wisata Prasejarah Bergaya Vintage dijogja

Redaksi

Related articles More from author

  • Sejarah & Wisata Religi

    The Thousand Doors Mosque Has a Giant Tasbih Inside

    Januari 14, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Pembina Majlis Dzikir AL-HIKMAH Dan Lembaga APKAN-RI, Ziarah Makam Kramat Luar Batang Jakarta

    Maret 27, 2026
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Mengetahui Ciri Fisik Manusia Prasejarah di Jawa

    Maret 24, 2026
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Cerita Misteri Gunung Salak Bogor, Bikin Bulu Kuduk Merinding

    Februari 2, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Sejarah Syekh Maulana Mansyuruddin Cikadueun

    Januari 30, 2022
    By Redaksi
  • Sejarah & Wisata Religi

    Inilah mengenai Ciri-Ciri Patung Prasejarah Zaman Batu

    Maret 30, 2026
    By Redaksi

You may interested

  • Nasional

    Walikota Serang himbau Masyarakat jangan hanya meriahkan Tahun Baru Masehi namun Tahun Baru Hijriyah juga harus tetap meriah

  • Hukum

    Jalin Silaturahmi, LBH LP-KPK’N Kunjungan Ke Kantor Desa Tanjakan Mekar

  • Pemerintahan

    DPRD Provinsi Banten Ucapkan Selamat Hari Pahlawan Nasional 2024

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Links

  • Redaksi
  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • Lurah Sukatani Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Ajak Warga Tingkatkan Semangat Berbagi

    By Redaksi
    Mei 26, 2026
  • Pemdes Cirumpak Salurkan Bantuan Beras dan Minyak kepada 1.130 KPM, Berjalan Tertib dan Lancar

    By Redaksi
    Mei 26, 2026
  • Pemdes Jatiwaringin Ucapan Terimakasih Kepada Pemerintah Perum Bulog yang Sudah Menurunkan Bantuan Sebanyak 1.267 KPM

    By Redaksi
    Mei 26, 2026
  • Diduga Kades Kramat Alergi Sama Awak Media Dan LSM, Ada Apa Ya..

    By Redaksi
    Mei 26, 2026
  • Proyek Betonisasi Didesa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Diduga Surganya Kontraktor Nakal

    By Redaksi
    Juni 25, 2021
  • Minta Tak Abaikan Prokes,Covid-19 Amat Membahayakan Dan Nyata Adanya

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Curi HP di Toko Kerudung, Pria 37 Diringkus Polsek Cikupa Polresta Tangerang

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Sekretaris Umum DPP LBH LP-KPK’N : Ikut Serta Vaksinasi Yang Diadakan Kodim 0510 Tigaraksa

    By Redaksi
    Juni 25, 2021

Follow us

Photostream

    © Copyright jurnallbhlpkpkn.com jasa website Prima Desain. All rights reserved.