Baeng LSM APKAN Terkait Proyek Pembangunan Jalan Aspal Hotmix Di Sepatan Belum Seumur Jagung Sudah Retak-Retak Minta Dievaluasi

Tangerang – Dugaan pembiaraan terkait pelaksanaan proyek pembangunan jalan aspal hotmix yang berlokasi di kampung sepatan RW.01 Kelurahan Sepatan Kecamatan Sepatan, Diduga kuat tidak sesuai ketebalannya belum seumur jagung sudah retak-retak.
Dugaan ketidaksesuaian Amparan dasar makadam dan ketebalan pada proyek pembangunan jalan hotmix tersebut belum seumur jagung sudah nampak retak-retak ini perlu dievaluasi
Pelaksanaan pembangunan jalan aspal hotmix ini, Diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan bangunan dengan adanya rencana anggaran biaya (RAB) yang diduga dapat merugikan keuangan negara ( Perlu di evaluasi)
Baeng mengatakan” Kegiatan proyek pembangunan pengaspalan jalan hotmix dikampung sepatan RW.01 keluarahan sepatan yang menelan anggaran sebesar Rp.99.394.000 yang dikerjakan oleh pelaksana CV. LANGLANG BUANA CEMERLANG
Lebihlanjut, Baeng, “Mengatakan,” Pembangunan jalan hotmix di kampung sepatan RW. 01 kelurahan sepatan kecamatan sepatan, Diduga berkualitas rendah dan cacat mutu.
Maksud cacat mutu disini adalah hasil temuan dilapangan, terlihat nyata belum seumur jagung sudah retak – retak
“Untuk itu : Kami Aliansi Pemantau Kinerja Apatur Negara ( LSM APKAN meminta kepada Camat Sepatan Kecamatan sepatan Kabupaten Tangerang perlu kroscek lapangan agar tidak menimbulkan dugaan – dugaan atau lainnya dan untuk di uji kelayakannya agar tidak menimbulkan kerugian negara (APBD kabupaten tangrrang tahun 2026)
Merujuk pada peraturan pemerintah nomor 68 tahun 1999 tentang peran serta masyarakat dalam meningkatan kinerja aparatur pemerintah, dan undang – undang nomor 28 tahun 1999 tentang peran serta masyarakat dalam mewujudkan penyelenggaran negara yang bebas dari korupsi, kolusi dan Nepotisme (KKN), serta UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, tuturnya
Hingga berita ini tayang di publik, Bos Kontraktor atau pelaksana lapangan belum berhasil dikonfirmasi dan pengawas Kecamatan kecamatan hingga PPTK terkait proyek tersebut terkait ketebalan jalan aspal hotmix belum berhasil dikonfirmasi untuk klarifikasi. (Red/Team).







