JurnalLBH LP-KPK'N

Main Menu

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan

logo

Header Banner

JurnalLBH LP-KPK'N

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan
  • SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon: Dari Kesunyian Wartawan Lahir Monumen Kebanggaan Indonesia

  • Agenda Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Desa Tanah Merah Kembali Ditunda, Ini Alasannya

  • Hadapi Musim Hujan, Gubernur Andra Soni Imbau Warga Pantau Informasi Resmi BMKG dan Pastikan Wisata Banten Aman

  • Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN

  • FaktaKini.id Rayakan Ulang Tahun ke-2: Cukup Sederhana dan Terkesan

Nasional
Home›Nasional›Tradisi Pawai Ogoh-Ogoh Saat Malam Perayaan Nyepi di Bali

Tradisi Pawai Ogoh-Ogoh Saat Malam Perayaan Nyepi di Bali

By Redaksi
Maret 4, 2022
583
0

Tradisi pawai ogoh-ogoh merupakan suatu ritual untuk menyambut datangnya Hari Raya Nyepi yang dilakukan oleh masyarakat Hindu di Bali.

Ogoh-ogoh merupakan sebuah boneka atau patung yang berukuran besar yang menjadi simbolisasi dari kejahatan, sifat buruk, dan unsur negatif yang terdapat di dalam kehidupan manusia.

Antusias masyarakat untuk menyambut Hari Raya Nyepi ini sangatlah tinggi. Mereka rela menggunakan waktunya untuk berkarya membuat patung besar ini.

Pembuatan ogoh-ogoh ini ada yang dibentuk raksasa, ada yang menyerupai gajah, babi, naga, dan masih banyak lagi yang lainnya.  Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan ogoh-ogoh biasanya dengan menggunakan bahan bambu, gabus, semen bekas, atau styrofoam.

Pawai Ogoh-Ogoh di Bali Menjadi Ajang Kreativitas Anak Muda

Tak hanya dilakukan untuk acara adat atau ritual keagamaan saja, pawai ogoh-ogoh ternyata juga dijadikan sebagai ajang beradu kreativitas anak-anak muda yang ada di Bali. Sebab, di masing-masing daerah setiap sekelompok anak muda akan berusaha menciptakan ogoh-ogoh dengan sebagus mungkin supaya bisa lebih unggul dari yang lainnya saat dilombakan.

Pelaksanaan ritual ogoh-ogoh dan ngerupuk ini akan berlangsung secara serentak, yaitu sehari menjelang Hari Raya Nyepi di setiap banjar di seluruh kawasan Bali. Ogoh-ogoh akan diarak keliling perkampungan atau persimpangan jalan. Setelah diarak keliling, ogoh-ogoh tersebut selanjutnya akan dibakar.

Baca juga: Hujan Es Batu di Kintamani Bali, Begini Penjelasan dari BMKG!

Pawai Telah Dilaksanakan di Bali

Pawai Telah Dilaksanakan di Bali
Menyambut Hari Raya Nyepi 2022 ini, pawai ini telah digelar di Bali, hari Rabu, 2 Maret kemarin. Pawai ini bisa dilaksanakan di Bali tahun ini dengan prokes yang ketat dan sudah mendapatkan perizinan dari pihak terkait.

Pawai yang dilakukan di malam pengerupukan atau satu hari sebelum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 ini tujunnya tak lain supaya bhuta kala atau roh jahat bersama seluruh unsur negatif lainnya bisa musnah dan tidak akan lagi mengganggu kehidupan umat manusia di masa yang akan datang.

Perayaan pawai ogoh-ogoh di Bali kali ini cukup menarik dan ramai karena besarnya semangat warga masyarakat yang berpartisipasi di dalamnya.

Author: A Iwan Dahlani

Previous Article

Berikut Cara Daftar Kartu Prakerja, Beserta Persyaratannya

Next Article

Larangan Bagi Kepala Desa dan Sanksi Administrasinya

Redaksi

Related articles More from author

  • Nasional

    Pemprov Banten Kaji Besaran Bantuan Keuangan Ke Pemerintah Kabupaten Cianjur Untuk Penanganan Bencana Gempa

    Desember 1, 2022
    By Redaksi
  • Nasional

    Polri Gelar Lomba Orasi Unjuk Rasa Peringati Hari HAM

    November 24, 2021
    By Redaksi
  • Nasional

    Destinasi Wisata Malaysia Yang Sangat Populer Di Tahun 2023

    April 24, 2023
    By Redaksi
  • Nasional

    Pemprov Banten Melayani Hingga 7.500 Nasi Bungkus Untuk Korban Banjir

    Maret 3, 2022
    By Redaksi
  • Nasional

    Personel Satbrimob Polda Banten Ikuti Korps Rapot Kenaikan Pangkat

    Januari 1, 2022
    By Redaksi
  • Nasional

    Kapolda Banten ajak Masyarakat Gelar Isra Miraj Secara Virtual atau Menyaksikan Melalui Media

    Maret 11, 2021
    By Redaksi

You may interested

  • Infrastruktur

    Diduga Ada Kongkalingkong, Kegiatan Pembangunan Jalan Betonisasi di Perum Taman Walet Rt 02/012 Kel Sindangsari Kec Pasar Kemis Diduga Pihak Terkait Tutup Mata

  • Olah raga & Kesehatan

    Sukses Pembukaan POPDA XI Banten, Kota Tangerang Tekankan Juara Para Atletnya

  • Daerah

    Diduga Ada Oknum Bermain, Pekerjaan Yudit Kampung Rawa Bolang Perlu Di Evaluasi Untuk Lebih Bermanfaat

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Links

  • Redaksi
  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • Proyek Pembangunan Gapura Desa Klebet Kecamatan Kemiri, Diduga Kuat Langgar UU Keterbukaan Informasi Publik

    By Redaksi
    April 21, 2026
  • Proyek U-Ditch Kecamatan Sepatan Timur di Gempolsari, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

    By Redaksi
    April 20, 2026
  • H.Iwan Soroti Pembangunan Jalan hotmix Kp.Sukamanah Desa Karang Anyar Kecamatan Kemiri, Camat Kemiri Perlu Adakan ...

    By Redaksi
    April 18, 2026
  • Dugaan Ketidaksesuaian Volume Ketebalan Benol Dan Kualitas Agregat Pada Pembangunan Jalan Gardu Tanah Merah, H. ...

    By Redaksi
    April 16, 2026
  • Proyek Betonisasi Didesa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Diduga Surganya Kontraktor Nakal

    By Redaksi
    Juni 25, 2021
  • Minta Tak Abaikan Prokes,Covid-19 Amat Membahayakan Dan Nyata Adanya

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Curi HP di Toko Kerudung, Pria 37 Diringkus Polsek Cikupa Polresta Tangerang

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Sekretaris Umum DPP LBH LP-KPK’N : Ikut Serta Vaksinasi Yang Diadakan Kodim 0510 Tigaraksa

    By Redaksi
    Juni 25, 2021

Follow us

Photostream

    © Copyright jurnallbhlpkpkn.com jasa website Prima Desain. All rights reserved.