Anggaran Pemberdayaan Desa Kramat Dan Bantuan Keuangan Dari Provinsi Tahun 2025 Di Pertanyakan Oleh Teman Teman Wartawan Dan LSM

Tangerang – Beberapa teman teman wartawan dan LSM pertanyakan anggaran pembedayaan masyarakat desa kramat kecamatan pakuhjai dan anggaran bantuan keuangan provinsi dengan nilai sebesar 100.000.000 (seratus juta rupiah)
Sebelumnya sudah tayang berita yang berjudul : Diduga Kades Kramat Alergi Sama Awak Media Dan LSM, Ada Apa Ya..
Namun saat itu Kades Kramat diduga alergi dengan sejumblah awak media dan LSM yang bertamu langsung kerumahnya, terasa asem, (Sulit dikonfirmasi) yang kini jadi sorotan awak media dan LSM.
Silaturahmi adalah amalan dalam Islam untuk menyambung dan mempererat tali persaudaraan serta kasih sayang antar sesama manusia.
Dikatakan langsung oleh H.Iwan, “Menurutnya, “Setiap kebaikan, senyuman, dan jamuan yang diberikan dengan ikhlas akan dicatat sebagai sedekah dan mendatangkan keberkahan serta rahmat bagi penghuni rumah.
Menurutnya, “Bapak Kepala Desa kramat yang meninggalkan teman – teman awak media dan LSM di kediamannya, yang tentunya mempertanyakan anggaran pembedayaan dan anggaran bantuan keuangan dari provinsi, ” lurah kramat kecamatan lakuhaji dengan gamlang mengatakan kepada awak media mau kekecamatan dulu ya,”ucap kades kramat
“Selaku tuan rumah sekaligus kepala desa kramat tidak semestinya bersikap begitu ada tamu, padahal sejumblah awak media dan LSM yang tak lain berniat silaturrahim sekaligus mau konfirmasi terkait alokasi anggaran pemberdayaan tahun 2025 dan Anggaran Bantuan dari Bamprov tahun 2025.
Lebihlanjutnya, “Dalam Islam, tamu yang datang ke rumah kita dipercaya membawa kebaikan dan rezeki. Bahkan Rasulullah ﷺ mengajarkan agar kita memuliakan tamu sebagai bagian dari keimanan. Karena sejatinya, memuliakan tamu adalah tentang ketulusan hati, ada apa ya dengan kades kramat , “Ujar H.Iwan
Hingga berita ini tayang dipublik, kades desa kramat dan binwas kecamatan pakuhaji belum memberikan jawaban klarifikasi.
“Team/Red





