Rayakan Idul Adha, Ketua LBH LP KPKN Potong Kambing di Rumah

176

Rayakan Idul Adha, Ketua LBH LP KPKN Potong Kambing di Rumah – Hari Raya Idul Adha, semua umat Islam melaksanakan shalat sunah Idhul Adha dan berkurban bagi orang yang mampu. Kambing yang disembelih sebagai kurban dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat.

Rayakan Idul Adha

Penyembelih kambing kurban yang bertempat di kantor LBH LP KPK’N di Jalan Raya Mauk KM 14 Kampung Gintung RT.020/006 Desa Kosambi Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang yang dihadiri oleh sohibul hajat “Yakni” saudara Ahmad Hidayat beralamat Kampung Gelam dan juga para Anggota LBH LP KPK’N yang hadir Rayakan Idul Adha.

Rayakan Idul Adha Ini merupakan momentum ibadah untuk lebih meningkatkan keikhlasan dan berbagi kepada masyarakat yang berhak menerimah daging kurban ini.

Kurban berarti pendekatan diri atau mendekatkan diri. Istilah lain yang biasa digunakan adalah Nahr (sembelihan), dan Udliyyah (sembelihan atau hewan sembelihan). Sedangkan dalam pengertian syariat kurban ialah menyembelih binatang ternak yang memenuhi syarat tertentu yang dilakukan pada Hari Raya (selepas shalat hari raya Idul Adha) hingga hari-hari Tasyrik 3 hari, semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT.

Kurban hukumnya Sunah Muakad atas orang yang memenuhi syarat-syarat yaitu Islam, merdeka (bukan hamba), baligh lagi berakal, mampu untuk berqurban, kecuali kurban sebagai bentuk nadzar maka itu wajib sebagaimana ibadah-ibadah ketaatan lainnya.

Rayakan Idul Adha Potong Kambing Dirumah

Rayakan Idul Adha diawali dengan shalat dan mendengarkan ceramah di pagi hari. Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Quran surat Al Kautsar ayat 2 yang berbunyi:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ

Fa salli lirabbika wanḥar

Artinya: Maka laksanakan lah salat karena Tuhanmu, dan berkurban lah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

Idul Adha merupakan salah satu tanggal penting dalam kalender Islam yang ditandai dengan puncaknya ibadah Haji di Mekkah.

Perayaan ini memperingati sebuah kisah nyata Nabi Ibrahim dalam Al Quran yang diperintahkan untuk mengorbankan putranya sebagai tanda kepatuhan kepada Allah.

Hal itu tertulis didalam Al-Qu’ran surat As Saffat ayat 102 yang berbunyi:

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ    اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ

Fa lamma balaga ma’ahus-sa’ya qoola yaa bunayya inni aro fil manami anni ażbaḥuka fanẓur maża taro, qoola yaa abatif’al maa tu`maru satajiduni insya Allāhu minas ṣhabirin.

Artinya: Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”

Kemudian saat itu Allah SWT gantikan anak Nabi Ibrahim, yang bernama Ismail dengan sembelihan seekor domba kambing.

Baca juga: Kisah Santri Pintar Yang Hilang Ilmunya Seketika Karena SU’UL ADAB

Allah berfirmankan dalam Al-qur’an surat As Saffat ayat 107 yang berbunyi:

وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ

Wa fadainahu bizibḥin ‘adzim

Artinya: Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Untuk memperingati ujian Allah atas Nabi Ibrahim, umat Islam pun melakukan penyembelihan daging qurban dan memberikannya kepada yang berhak menerima.

Termakasih atas kunjungan berita tentang Rayakan Idul Adha, Ketua LBH LP KPKN Potong Kambing di Rumah dan dapatkan update artikel berita pilihan setiap hari dari Jurnallbhlpkpkn.com

Comments are closed.