Mengetahui Ciri Fisik Manusia Prasejarah di Jawa

Mengetahui Ciri Fisik Manusia Prasejarah di Jawa- Tahukah anda mengenai ciri fisik manusia prasejarah dijawa? nah disini kami akan membahasnya. Yuk Cari tahu Ciri Fisik Manusia Prasejarah diJawa Menurut Penelitian melalui artikel ini.
Ciri Fisik Manusia Prasejarah di Jawa
Ukuran Tubuh
Spesies hominid tertinggi hingga manusia modern. Tubuhnya hampir menyerupai manusia modern. Jantan: tinggi 170 cm, berat 60 kg; betina: tinggi 170 cm, berat 50 kg. Homo erectus jauh lebih besar daripada nenek moyangnya. Para ilmuwan berspekulasi bahwa alasannya adalah karena mereka makan lebih banyak daging.
Tengkorak
Tengkoraknya adalah yang paling tebal di antara semua hominid: panjang dan rendah, menyerupai “setengah bola pipih”. Lebih mirip dengan pendahulu manusia modern, ia tidak memiliki dagu, memiliki rahang yang menonjol, tempurung otak yang rendah dan berat, tonjolan alis yang tebal, dan dahi yang miring ke belakang.
Dibandingkan dengan pendahulunya, terdapat pengurangan ukuran dan proyeksi wajah, termasuk gigi dan rahang yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan Paranthropus dan hilangnya puncak tengkorak. Jembatan hidung yang bertulang menunjukkan hidung yang menonjol seperti hidung kita.
Tubuh
Tubuhnya mirip dengan manusia modern, memiliki proporsi tungkai panjang yang umum pada masyarakat tropis. Tinggi, ramping, ia memiliki tulang rusuk yang hampir identik dengan manusia modern dan tulang kuat yang mampu menahan beban kehidupan di padang rumput.
Ukuran Otak
800 hingga 1.000 sentimeter kubik. Diperbesar selama bertahun-tahun dari ukuran bayi berusia satu tahun menjadi sebesar anak laki-laki berusia 14 tahun (sekitar tiga perempat ukuran otak manusia dewasa modern), tengkorak berusia 1,2 juta tahun dari Ngarai Olduvai memiliki kapasitas kranial 1.000 sentimeter kubik, dibandingkan dengan 1.350 sentimeter kubik untuk manusia modern dan 390 sentimeter kubik untuk simpanse.
Karakteristik Sosiokultural
Homo erectus bisa dibilang spesies paling awal dalam garis keturunan manusia karena memiliki begitu banyak kualitas mirip manusia. Hominin sebelumnya memiliki kesamaan penting dengan manusia yang hidup saat ini, seperti bipedalitas, dan H. erectus masih memiliki jalur evolusi yang panjang untuk menjadi seperti kita saat ini.
Namun, fosil yang dikaitkan dengan H. erectus menunjukkan sejumlah ciri manusia modern dan baru. Homo erectus sering disebut sebagai garis keturunan hominin kosmopolitan pertama, yang berarti spesies hominin pertama yang jangkauan geografisnya melampaui satu benua.
Demikian penjelasan tentang Mengetahui Ciri Fisik Manusia Prasejarah di Jawa semoga bermanfaat, terimakasih





