Legenda Dan Mistis Kerajaan Alam Goib Gantarawang

85

Gantarawang, adalah suatu tempat yang berupa bukit padang alang-alang, dan semak-semak. Nama gantarawang itu sendiri diadopsi dari kata gantar nu ka awang awang yang artinya mengarah ke atas langit.

Teletak dicaringin Pasir, berada diwilayah Desa Bojong menteng, kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang Banten. Daerah ini juga berdekatan dengan desa Cisangu kecamatan Cibadak kabupaten Lebak.

Namun siapa sangka daerah ini yang menyimpan banyak cerita mistis yang turun temurun menyebar di tengah masyarakat Banten.

Kerajaan Goib Gantarawang

Konon kejadian yang sering terjadi adalah hilangnya orang yang kebetulan melewati wilayah bukit gantarawang.

Masyarakat di sekitar daerah itu mempercayai bahwa di situ terdapat suatu tempat penghuni para makhluk goib jahat yang tidak dapat dilihat oleh kasat mata secara lahiriah. Menjadi hal tabu didaerah tersebut menyebut nama “gantarawang” karena takut akan didatangi para makluk goib (Jin).

Banyak hal aneh, saat malam bulan pernama atau kliwon, sering terdengar suara gamelan pada waktu malam.

Gerbang Gantarawang

Bagi para pengunjung sebelum memasuki Negeri alam goib tersebut, Baiknya Anda ke tempat pintu gerbang gantawarang, Namun pintu disini bukan seperti ada pagar besi, melainkan sebuah rawa-rawa dan ada pohon ditengahnya, Namun kalau dilihat dari kaca mata bahtin terlihat mewah seperti istana.

Saat Anda hendak mengunjungi Negeri alam goib Gantarawang, sebaiknya Anda temui dahulu kuncen atau juru kunci, sebagai pemandu petunjuk jalan.

Karena Negeri alam goib Gantarawang sampai sekarang, dikisahkan sebagai pusatnya para makhluk yang sangat terkenal dengan cerita mitos.

Haji De’eng Ulama Besar

Panggilan Haji De’eng bukan nama sebenarnya, tapi hanya julukan. Nama aslinya adalah Haji Tb. Yali. Selain berprofesi sebagai guru ngaji. Haji De’eng juga suka memotong kerbau dan sebagian dagingnya diolah menjadi dendeng, yang dalam bahasa sunda setempat menyebutnya deeng. Karena profesinya sebagai tukang dendeng itulah, maka selanjutnya masyarakat memanggilnya dengan sebutan Haji De’eng.

Haji De’eng adalah ulama besar yang memiliki Ilmu tinggi. Tempat pengajian Haji De’eng bersebelahan dengan lokasi Negeri alam goib Gantarawang, yang bersebelahan dengan jarak kali dan petakan-petakan sawah. Di kali dan sawah itu para santri sering mengambil ikan. Jenis ikan yang paling banyak di tempat itu adalah lele dan gabus.

Pemancingan Gantarawang Angker

Dikisahkan para pemancing, konon kabarnya sering terjadi para pemancing ditampar oleh ikan gabus yang sangat besar oleh makhluk goib (Jin). Akibatnya orang tersebut mengalami sakit-sakitan dadakan, bahkan terkadang ada yang sampai menemui ajalnnya. Waallahu a’lam

Ikan-ikan di situ menyimpan banyak misteri. Hal ini sering dialami oleh penduduk yang memancing di situ, mendapat ikan sangat banyak sampai lupa pulang. Jika terjadi hal seperti itu, biasanya ada kejadian yang luar biasa.

Pertempuran Haji De’eng Dan Raja Goib Gantarawang

Ada beberapa cerita dari mulut ke mulut tentang Makhluk Goib Gantarawang yang di taklukan Haji De’eng, disebut De’eng karena beliau suka membuat dengdeng, yaitu, olahan dari ikan-ikan.

Ketika Haji De’eng menangkap banyak ikan yang dia masukkan ke dalam tempat ikan yang terbuat dari anyaman yang biasa disebut kempis. Namun semua ikan-ikan itu ternyata hilang.

Haji De’eng sangat marah, “Siapa yang ambil ikan, kemudian setelah itu, mengetahuinya bahwa ikan tersebut diambil Makhluk Goib Gantarawang. Haji De’eng menantang Raja Goib tersebut untuk bertarung. Pertempuran dengan Raja alam goib Gantarawang pun terjadi, dan akhirnya ditaklukan oleh Haji De’eng.

Raja Goib Gantarawang mengaku kalah dan menyerah. Kemudian Haji De’eng mengusir kerajaan Makhluk Goib Gantarawang. Akan tetapi Raja Makhluk tersebut mengambil keputusan untuk tidak mengganggu lagi dan turunannya. Kerajaannya alam goib itu tidak pindah semua, akan tetapi dibagi menjadi dua bagian. Sebagian pindah ke Ujung Kulon.

Makam Kramat Haji De’eng

Banyak Wisata religi yang datang untuk berziarah ke makam Haji De’eng, sebelum mereka berkunjung ketempat mistis kerajaan Negeri Alam Goib Gantarawang.

Makam kramat Haji De’eng berada di dalam Komplek Pesantren Salafiyah Bani Yusa di daerah Bojong Menteng Kecamatan TunjungTeja Kabupaten Serang- Banten.

Terimaksaih

AuthorA Iwan Dahlani

Comments are closed.