Pesona 3 Candi Terkenal Di Jawa Tengah, Suguhkan Keindahan Alam Dan Sejarah

282

 

Pesona 3 Candi yang terkenal di Jawa Tengah. Jawa Tengah dikenal sebagai daerah bersejarah di Indonesia karena memiliki banyak candi. Provinsi yang digawangi oleh Semarang ini menyuguhkan nuansa unik saat Anda menjelajahinya. Tak hanya keindahan alam, wisatawan juga bisa mengunjungi jejak-jejak masa lalu.

Berada di tengah pulau Jawa, tak heran jika kawasan ini menjadi pusat kebudayaan Jawa. Namun di sisi lain juga berbatasan dengan budaya masyarakat lain seperti suku Sunda yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap. Ada juga hubungan keterikatan dengan suku lain seperti Arab, China, dan Indonesia. Nah, apa saja Pesona 3 Candi yang terkenal di jawa tengah? Simak ulasannya dibawah ini.

Budaya yang kental di Jawa Tengah menjadikannya tempat paling menarik untuk berburu tempat wisata sejarah. Apalagi budaya masyarakat setempat cukup homogen dengan kearifan lokal yang telah mengalami akulturasi. Anda dapat menemukan gambaran hubungan harmonis antar suku yang mendiaminya.

Mengenal Pesona 3 Candi Patut Anda Kunjungi Yang Pertama

Pesona Candi Borobudur Tersohor Hingga Ke Mancanegara

Diantar pesona 3 candi salah satunya Candi Borobudur merupakan salah satu keajaiban dunia dan juga candi Budha terbesar di Indonesia bahkan terbesar di dunia. Bangsa Indonesia sungguh luar biasa, yang memiliki banyak warisan budaya dan peninggalan sejarah yang unik dan beragam membuat Indonesia sangat dikenal hingga mancanegara, namun sayangnya sebagian masyarakat Indonesia masih menganggapnya biasa saja.

Salah satu warisan budaya Indonesia merupakan warisan budaya dunia yang memiliki arsitektur megah dan memiliki wilayah yang luas serta telah ditetapkan oleh UNESCO. Banyak hal yang akan kita dapatkan ketika berwisata ke Candi Borobudur selain bisa menikmati liburan, sekaligus bisa belajar tentang sejarah yang menakjubkan dan budaya hebat nenek moyang kita di zaman dahulu.

Warisan dunia serta kekayaan budaya dan sejarah Candi Borobudur ada di duniaku, jadi ada baiknya kita juga mengetahuinya. Yuk, simak beberapa ulasan lebih detail di bawah ini tentang Candi Borobudur, kami akan menyajikan informasi tidak hanya tentang Candi Borobudur tetapi juga sejarahnya dan hal-hal penting yang harus Anda ketahui.

Sejarah Berdirinya Candi Borobudur

Candi Borobudur didirikan pada tahun 750 Masehi yang pada saat itu dibangun oleh seorang Raja Samaratungga yang berasal dari Dinasti Syailendra, dinasti tersebut merupakan dinasti terbesar dan terkuat pada masanya. Candi Borobudur merupakan peninggalan sejarah berdasarkan kajian, yaitu peninggalan dari karya Mataram Kuno.

Candi Borobudur merupakan pusat perkembangan agama Buddha yang akhirnya ditinggalkan pada saat itu, kemungkinan penyebabnya adalah letusan Gunung Merapi yang menyebabkan penduduk setempat mengungsi ke tempat lain yang lebih aman.

Ada pendapat bahwa tempat ini benar-benar ditinggalkan setelah Islam menyebar ke Jawa. Sehingga Candi Borobudur tertutup oleh tanah dan pepohonan yang benar-benar menjadi perbukitan, namun mitos dan cerita rakyat tentang candi ini masih hidup di masyarakat.

Candi Borobudur Kembali Ditemukan

Saat itu Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814 yang saat itu pulau Jawa berada di bawah kekuasaan Inggris mendapat kabar bahwa ada sebuah bangunan kuno yang besar di kawasan hutan dekat desa Bumisegoro. Sehingga membuat Raffles mengirim seorang pria bernama HC Cornelius yang merupakan seorang insinyur Belanda untuk menyelidiki dan memastikan apakah bangunan tersebut benar-benar bangunan kuno.

Seorang pejabat Hindia Belanda melanjutkan hingga tahun 18335, Hartmann menyelesaikan pekerjaannya sehingga bangunan candi mulai terlihat, memicu para ilmuwan dunia untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Melalui proses demi proses penggalian yang terus dilakukan namun tidak kunjung selesai, pada saat tertentu Candi Borobudur juga menjadi korban penjarahan. Sehingga banyak patung dari bagian lain yang dijual dan dimiliki oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, bahkan dari negara lain.

Sehingga proses pemugaran terhenti karena berbagai hal, dan pada tahun 1973, pemerintah Indonesia mengajukan permintaan kepada dunia internasional untuk melakukan pemugaran peninggalan sejarah ini. Dengan bantuan UNESCO pada tahun 1975 hingga 1982, renovasi selesai secara tuntas sehingga hingga saat ini Candi Borobudur menjadi salah satu warisan dunia pada tahun 1991.

Tempat Wisata Di Candi Borobudur

Objek wisata Candi Borobudur merupakan destinasi wisata yang menjadi favorit wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara yang berada di Jawa Tengah. Tidak hanya sebagai tempat wisata, salah satu warisan dunia yang sangat bersejarah ini juga difungsikan kembali sebagai tempat religi dan tempat ziarah umat Buddha di Indonesia.

Apa Saja Daya Tarik Wisata Candi Borobudur Ini?

Yang pertama tentu saja karena kemegahan candi borobudur yang tiada tara, bangunan yang besar dan luas ini jika dilihat secara keseluruhan akan terasa sangat besar. Pura yang terletak di daerah ketinggian ini memiliki arsitektur yang indah dan alam sekitar yang akan membuat liburan anda semakin menyenangkan dan menarik.

Ada dua hal yang sangat mencolok yang bisa Anda lihat saat berkunjung ke Candi Borobudur, yaitu banyaknya relief atau ukiran dinding dan stupa. Selain itu, perpaduan kedua hal tersebut menjadi daya tarik keindahan candi Borobudur yang menjadi magnet bagi siapa saja yang datang ke sana.

Bangunan dengan struktur dan gaya mandala ini memberikan makna atau konsep yang melambangkan alam semesta dalam kepercayaan Buddhis, candi berbentuk persegi ini memiliki 4 pintu masuk dan di tengah candi berbentuk lingkaran.

Sunrise Di Borobudur

Ada hal menarik yang paling banyak dicari oleh wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara yaitu menikmati sunrise atau matahari terbit yang luar biasa, panorama sunrise yang indah membuat liburan anda di Candi Borobudur semakin menyenangkan dan menambah pengalaman anda. Anda juga bisa berfoto selfie.

Banyak wisatawan yang sudah mempersiapkan waktunya untuk datang dari pagi hari hanya untuk menyaksikan matahari terbit, untuk menyaksikan matahari terbit anda harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan harganya mulai dari Rp. 325,00 untuk tamu dewasa domestik, sedangkan untuk anak-anak harganya sekitar Rp. 162.500 sudah mendapatkan snack dan minuman.

Safari Gajah Borobudur

Safari Gajah Borobudur merupakan kegiatan wisata yang sangat menarik dan unik yang harus anda coba, tentunya akan memberikan sensasi yang berbeda dari tempat wisata lainnya. Anda harus menyediakan uang yang cukup. Paket yang ditawarkan, dalam berbagai pilihan durasi waktu dan daerah mana yang ingin Anda kunjungi. Harga paket mulai dari Rp. 250.000/ orang.  Anda juga bisa berkeliling candi dengan bersepeda dan menikmati kuliner dan belanja oleh-oleh.

Pesona 3 Candi yang Ke 2 adalah Candi Prambanan Populer Dengan Kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso

Menikmati waktu liburan dengan mengunjungi tempat dan lokasi wisata baru tentunya akan sangat menyenangkan. Jadi bagi anda yang menyukai wisata sejarah, tidak ada salahnya jika anda hanya membeli tiket pesawat terbang ke Jawa Tengah dan mengunjungi objek wisata candi Prambanan. Ada banyak hal yang bisa Anda temukan nantinya di lokasi wisata ini.

Lokasi Objek Wisata Candi Prambanan

Untuk menikmati keindahan dan kemegahan objek wisata candi Prambanan ini, Anda bisa datang saja ke Provinsi Jawa Tengah. Tahukah Anda bahwa tempat wisata ini terletak di perbatasan Klaten atau lebih tepatnya di desa Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Salah satu objek wisata ini sangat ramai dikunjungi oleh berbagai wisatawan setiap harinya, dan jumlah kunjungan akan terus meningkat ketika musim liburan tiba.

Sensasi berbeda akan kamu rasakan jika mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Maka tak heran jika banyak turis asing juga menyukai wisata sejarah ini. Bisa juga dikatakan bahwa objek wisata candi Prambanan terletak kurang lebih 17 kilometer dari Yogyakarta dan berada di wilayah administrasi desa Tlogo, Prambanan. Dijamin kamu akan mudah menemukan lokasi wisata yang satu ini.

Eksotisme Candi Prambanan

Tahukah Anda bahwa ada banyak keindahan yang bisa Anda lihat di candi Prambanan ini. Selain kemegahan arsitektur yang masih berdiri kokoh, Anda juga akan menemukan hal lain yang tidak bisa Anda dapatkan di tempat lain, yaitu dari segi pemandangan atau juga pemandangan sekitar yang bisa menghipnotis Anda. Anda bisa menikmati eksotisme sunset di Candi Prambanan saat menjelang sore hari.

Selain menikmati indahnya matahari terbenam, nantinya Anda juga bisa berjalan-jalan di sekitar kawasan atau kompleks candi, karena di sana juga terdapat taman hijau yang dipenuhi bunga, dan pastikan Anda tidak lupa untuk membeli beberapa oleh-oleh yang dijajakan di candi Prambanan.

Baca juga:

Legenda Sanghyang Sirah Terletak Di Ujung Kulon Pulau Jawa

Pesona 3 Candi yang Ke-3 Candi Ratu Boko Menjadi Bagian Dari Situs Bangunan Istana Terletak Di Yogyakarta

Yogyakarta memang terkenal dengan banyak tempat wisata yang eksotis dan indah. Bukan hanya tentang bentang alamnya saja, tetapi tentang sejarah dan budaya yang juga sangat menarik untuk dipelajari. Tak heran jika Yogyakarta disebut seut sebagai pusat pariwisata di Indonesia setelah pulau Bali. Perpaduan alam dan budaya di Kota Gudeg memang patut diacungi jempol.

Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan membahas sebuah tempat wisata candi yang cukup terkenal di Jogja yaitu Candi Ratu Boko. Candi Ratu Boko merupakan salah satu bukti peninggalan sejarah di negeri ini. Banyak orang mengira bahwa Candi Ratu Boko adalah candi seperti kebanyakan candi di Yogyakarta. Padahal, Ratu Boko sebenarnya adalah kompleks kerajaan, sehingga ada yang menyebutnya Istana Ratu Boko.

Mengenal Arsitektur Kraton Ratu Boko

Dibalik sejarah dan cerita misteri yang ada, Kraton Ratu Boko memiliki keindahan yang tidak dimiliki candi-candi lain di Jogja. Mulai dari gerbang masuk yang sangat ikonik, rerumputan hijau yang luas, pasebahan, goa, bekas pendopo hingga keputren yang berisi kolam unik. Luas total kompleks keraton ini kurang lebih 25 hektar.

Istana Ratu Boko terbagi menjadi empat bagian yang meliputi barat, timur, tengah dan tenggara. Di tengahnya terdapat bangunan gerbang utama, lapangan, candi yang terbakar, kolam, pendopo batu, dan paseban (tempat yang digunakan untuk menghadap raja). Kemudian bagian tenggara terdiri dari Batur Pendopo, Batur Pringgitan, gapura, dua kompleks kolam, dan reruntuhan.

Kemudian menuju ke bagian timur candi yang terdiri dari gua, stupa Buddha, dan kolam. Sedangkan bagian barat hanya terdiri dari perbukitan yang memiliki tiga teras. Masing-masing dipisahkan oleh pagar batu andesit setinggi 3,5 m. Masuk dari gerbang keraton, Anda akan langsung menuju ke tengah, Anda harus menaiki tangga untuk mencapai gerbang candi. Dua gerbang yang berdiri kokoh akan menyambut Anda. Gerbang pertama memiliki 3 pintu, sedangkan gerbang memiliki 5 pintu.

Kurang lebih 45 meter dari gerbang kedua, Anda akan menemukan sebuah bangunan candi berukuran besar yang terbuat dari batu putih sehingga sering disebut dengan Candi Batu Putih. Tidak jauh dari sana, juga ada Kuil Pembakaran. Berbentuk persegi dan memiliki 2 teras di dalamnya. Sesuai dengan namanya, candi ini berfungsi sebagai tempat kremasi. Tidak jauh dari Candi Pembakaran, sekitar 10 meter terdapat tumpuan batu dan kolam.

Istana Ratu Boko memiliki sumur yang terletak di sebelah tenggara Candi Pembakaran. Sumur tersebut diberi nama Amerta Mantana yang artinya air suci. Dikatakan bahwa siapa pun yang menggunakan air dapat membawa keberuntungan. Sedangkan bagi umat Hindu, air sumur digunakan untuk ritual Tawur Agung Upaca, sehari sebelum Nyepi.

Mereka percaya bahwa air dapat menyucikan dirinya kembali dan mengembalikan bumi beserta isinya ke dalam harmoni aslinya. Di bagian timur keraton Anda akan menemukan dua buah goa, sebuah kolam besar berukuran 20 meter x 50 meter dan sebuah stupa Buddha. Kedua gua tersebut terbuat dari batuan sedimen yang disebut Breksi Pumis.

Gua di atas disebut Gua Lanang, sedangkan gua di bawah disebut Gua Wadon. Di depan Gua Lanang terdapat sebuah kolam dan tiga stupa. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa stupa tersebut adalah Aksobya, salah satu Pantheon Budha.

Demikian ulasan artikel tentang Pesona 3 Candi Terkenal Di Jawa Tengah, Wajib Anda Kunjungi. semoga bermanfaat.

Comments are closed.