Ketua KPS Bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kecamatan Teluknaga Petak Umpat Enggan Dikonfirmasi, Diduga Terindikasi Sarang Korupsi

Tangerang – Ketua Kelompok Peduli Sosial atau Kelompok Perumahan Swadaya (KPS) kecamatan Teluknaga sulit dikonfirmasi, memlilih ngumpat, terkait penerima bantuan bedah rumah tidak tidak layak huni (RTLH) diwilayah kecamatan teluknaga, Muncul dugaan menutup nutupi program kegiatan bedah rumah yang tidak transparansi.
Diduga dibuat misterius oleh ketua KPS kecamatan teluknaga yang tidak transparansi keberadaannya yakni pada penerima program bantuan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang bersumber dari Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman (perkim) Kabupaten Tangerang.
Misterius disini adalah sesuatu yang penuh rahasia, sulit diketahui, atau belum dapat dijelaskan dengan pasti karena tanda-tandanya penerima tersebut, sehingga terkesan petak umpet, ada apa dengan Kelompok Peduli Sosial atau Kelompok Perumahan Swadaya (KPS) di kecamatan teluknaga ini..
Dikatakan langsung oleh H.Iwan, “Program Bedah Rumah atau dikenal sebagai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) adalah program prioritas pemerintah.
Pemerintah menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan penerima manfaat benar-benar warga kurang mampu dan tepat sasaran.
Lebihlanjutnya, “H.Iwan Mengatakan, “Program ini telah diluncurkan di berbagai wilayah kabupaten tangerang dan area sekitarnya, khususnya diwilayah kecamatan pasar kemis kabupaten tangerang.
Untuk memastikan program bantuan RTLH diwilayah kecamatan teluknaga ini tentunya kami akan pantau sekaligus kroscek lapangan guna memastikan kesesuaian pelaksanaan pembangunan bantuan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) yang bersumber dari Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang.
Kami selaku control sosial tentunya meminta kepada Unit Pengelola Kegiatan (UPK) atau Kelompok Peduli Sosial atau Kelompok Perumahan Swadaya (KPS) kecamatan teluknaga transparansi biar tidak terkesan misterius tentang bantuan RTLH guna memastikan penerima manfaat benar-benar warga kurang mampu dan tepat sasaran, dan tentunya pada pelaksanaan pembangunan bantuan termaksud.
“H.Iwan melalui pesan whatsapp meminta tanggapan kepada camat teluknaga, namun lagi-lagi camat teluknaga memilih bungkam.”Ujarnya
Hingga berita ini tayang dipublik, Ketua Kelompok Peduli Sosial atau Kelompok Perumahan Swadaya (KPS) Kecamatan Teluknaga dan Pengawas atau Pendamping dari Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang belum berhasil dikonfirmasi untuk klarifikasi. Dan camat teluknaga belum memberikan tanggapanya.
“Team/Red/H.IWAN








