Mengetahui Berbagai Macam Pembagian Zaman Pra Sejarah

Mengetahui Berbagai Macam Pembagian Zaman Pra Sejarah- Zaman prasejarah diklasifikasikan berdasarkan dua aspek: geologi dan arkeologi. Geologi adalah ilmu yang mempelajari Bumi, termasuk struktur, ciri fisik, dan proses pembentukannya.
Pembagian Zaman Pra Sejarah
Oleh karena itu, klasifikasi zaman prasejarah berdasarkan geologi dapat dibagi menjadi beberapa bagian, berikut ini Pembagian Zaman Pra Sejarah:
Zaman Arkeozoikum atau Zaman tertua
Zaman Arkeozoikum berlangsung sekitar 2.500 juta tahun yang lalu. Pada masa Arkeozoikum, tidak ada tanda-tanda kehidupan karena Bumi masih dalam proses pembentukan.
Zaman paleozoikum atau Zaman primer
Pada masa Arkeozoikum, Bumi masih dalam proses pembentukan sehingga permukaannya sangat panas. Namun, hal ini tidak terjadi pada Zaman Paleozoikum. Pada masa ini, Bumi sudah mulai mendingin. Zaman ini sendiri berlangsung selama 340 juta tahun.
Diperkirakan organisme bersel tunggal, organisme hidup pertama di Bumi, telah ada pada Zaman Paleozoikum.
Zaman Mesozoikum atau zaman sekunder
Zaman Mesozoikum, juga disebut Zaman Dinosaurus, dikenal karena kehidupan multiselulernya, yaitu dinosaurus. Pada masa itu, Bumi mulai menyatu secara bertahap, sehingga tampak seperti saat ini. Zaman ini dimulai 140 juta tahun yang lalu.
Zaman Mesozoikum
Zaman Kenozoikum adalah Zaman Bumi Baru, di mana kehidupan di Bumi mulai stabil. Reptil besar seperti dinosaurus mulai menurun, dan mamalia seperti monyet dan kera muncul. Mamalia mulai berkembang selama Zaman Kenozoikum. Zaman Kenozoikum dibagi menjadi dua kategori:
a. Zaman Tersier
Selama Zaman Tersier, reptil besar mulai punah, dan mamalia seperti kera dan monyet sebagian besar menggantikannya.
b. Era Kuarter
Selama Zaman Kuarter, kehidupan manusia mulai muncul. Zaman ini sendiri terbagi menjadi dua: Pleistosen atau Diluvium, yang terjadi sekitar 600.000 tahun yang lalu. Pada Zaman Pleistosen ini, suhu menurun drastis, menciptakan zaman es atau periode glasial. Benua Asia menyatu dengan pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan.
Ketika es mulai mencair, dimulailah periode interglasial, yang memisahkan pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan dari benua Asia. Kedua, Holosen atau Aluvium, yang terjadi sekitar 20.000 tahun yang lalu, memunculkan spesies manusia Homo sapiens, yang menyerupai manusia masa kini.
Sementara itu, jika kita menilik ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia masa lalu melalui penemuan benda-benda purba (arkeologi), menurut arkeologi, zaman prasejarah terbagi menjadi tiga periode: Zaman Batu, Zaman Logam dan zaman besi.
Demikian penjelasan tentang Mengetahui Berbagai Macam Pembagian Zaman Pra Sejarah semoga bermanfaat, terimakasih








