JurnalLBH LP-KPK'N

Main Menu

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan

logo

Header Banner

JurnalLBH LP-KPK'N

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan
  • SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon: Dari Kesunyian Wartawan Lahir Monumen Kebanggaan Indonesia

  • Agenda Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Desa Tanah Merah Kembali Ditunda, Ini Alasannya

  • Hadapi Musim Hujan, Gubernur Andra Soni Imbau Warga Pantau Informasi Resmi BMKG dan Pastikan Wisata Banten Aman

  • Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN

  • FaktaKini.id Rayakan Ulang Tahun ke-2: Cukup Sederhana dan Terkesan

Pemerintahan
Home›Pemerintahan›Saya mengapresiasi membangun mederasi beragama, ucapan cak nur dalam dialognya

Saya mengapresiasi membangun mederasi beragama, ucapan cak nur dalam dialognya

By Redaksi
Juli 19, 2022
356
0

Batam – Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto SH, MH mengapresiasi program Dialog Kebangsaan Membangun Moderasi Beragama Untuk Kepri Yang Toleran, yang digagas oleh Gazebo Toleransi Beragama Batam bersama PBNU dan tokoh-tokoh agama di Batam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Waketum PBNU KH. Zulfa Mustafa, Gubernur Kepri yang diwakili Plt. Asisten 3 Misbardi S.Sos, Pemko Batam, Kapolda Kepri yang diwakili oleh Dirbinmas Kompol Krisna, Kasatgas Wil Kepri Densus 88 diwakili oleh Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudi Arta, Kiai Masruri, S.Sy, tokoh Katolik RD. Agustinus DP, Pdt Dr. Otniel Otieli Harefa (Protestan), Made Karmawan (Hindu), PMy Suwarno (Budha), bertempat di Asrama Haji Batam Centre, Minggu (17/7/2022) malam.

Nuryanto,Ketua Dewan, yang populer disapa Cak Nur, dalam sambutannya menyampaikan bahwa spirit kebersamaan dalam persatuan dan kesatuan kita di NKRI – Provinsi Kepri khususnya Kota Batam harus dijunjung tinggi. Sebab nilai-nilai budaya yang dilahirkan oleh leluhur pendahulu kita sebagai fundamental demi kemajuan Kota Batam.

“Saya mengapresiasi program Dialog Kebangsaan Moderasi Beragama dan bertoleransi ini bisa terwujud rasa persatuan dan kerukunan kita dalam berbangsa dan bermasyarakat. Terutama dari sisi kemanusiaannya kita bisa bersama dan bersatu membangun Indonesia,” jelas Cak Nur.

Rangkaian dialog moderasi beragama berwawasan kebangsaan itu dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber, diantaranya KH. Zulfa Mustafa menyampaikan , tentang literasi kalimat yang dapat memojokkan suatu kelompok masyarakat atau ras suku yang notabene merupakan warga negara Indonesia.

Baca juga: Tingkatkan Sinergi, Pj Sekda M Tranggono : Keberhasilan Provinsi Banten Merupakan Agregat Keberhasilan Kabupaten/Kota

KH. Mustofa mengatakan, berhentilah menggunakan bahasa identitas yang dapat menyudutkan, mengintimidasi suatu kelompok suku, ras agama, maupun secara individu dalam kehidupan sehari-hari, khususnya tata bahasa dalam berpolitik.

“Manusia yang diciptakan oleh Allah Swt Tuhan semesta alam, pada awalnya adalah suci. Dan tidak ada satu pun Kitab Suci di muka bumi ini yang mengajarkan keburukan dan kebencian. Jadi yang membuat manusia berperangai buruk adalah sifat, sikap dan cara pandangnya yang lalai menggunakan akal sehatnya secara baik dan benar,” papar Waketum PBNU.

Hal senada juga disampaikan para narasumber / tokoh-tokoh agama tentang usut asal atau jati diri manusia yang dilahirkan adalah suci. Namun, setelah beranjak dewasa terkesan terkontaminasi oleh daya pemikirannya sehingga lalai menggunakan akal sehatnya demi kemaslahatan umat.

Dalam waktu yang sama, Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudi Arta menyampaikan, bahwa moderasi beragama adalah cara pandang, sikap dan praktik beragama dalam kehidupan kita sehari-hari, yang esensinya sesuai dengan ajaran agama.

“Dalam ajaran agama tentunya melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umat, mentaati kontitusi, menghargai agama lain yang dilindungi oleh UU Negara RI. Dengan adanya langkah ini, kami akan mengantisipasi dan mengakomodir terhadap kebutuhan masyarakat yang rukun dan damai,” tuturnya.

Pada saat acara berlangsung, KH. Zulfa Mustofa mengukuhkan struktur pengurus Gazebo Toleransi Beragama Prov. Kepri, serta membacakan Pernyataan Sikap Pengurus yang berbunyi :

1. Menghargai dan tidak merendahkan ajaran agama lain.
2. Menjaga silaturahmi dan saling tolong menolong antar sesama manusia.
3. Menolak segala bentuk tindakan intoleran di Indonesia.
4. Menolak provokasi yang menimbulkan perpecahan bangsa.
5. Berpegang teguh pada Pancasila.

Dapatkan update artikel berita pilihan setiap hari dari Jurnallbhlpkpkn.com
(A. Iwan Dahlani)

Previous Article

Pemprov Banten dan Kejati Banten Tandatangani Nota ...

Next Article

Al Muktabar : Kader Posyandu & PKK ...

Redaksi

Related articles More from author

  • Pemerintahan

    Pj Gubernur Banten Al Muktabar Keluarkan Surat Edaran Penyesuaian Sistem Kerja Usai Cuti Bersama Lebaran 1445 H

    April 15, 2024
    By Redaksi
  • Pemerintahan

    Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Pemprov Banten Percepat Implementasi e-Katalog Lokal

    Juli 12, 2022
    By Redaksi
  • Pemerintahan

    Selamat Ulang Tahun Camat Kemiri : MCCK (Media Center Community Kemiri) Tetap Sinergi untuk Kemajuan Kecamatan

    Februari 9, 2025
    By Redaksi
  • Pemerintahan

    Alat Perekam KTP Lumpuh, Warga Keluhkan Pelayanan e-KTP Di Kecamatan Sukadiri

    Mei 30, 2022
    By Redaksi
  • Pemerintahan

    Pemprov Banten Berlakukan Larangan Kembang Api Demi Keamanan Tahun Baru 2026

    Desember 27, 2025
    By Redaksi
  • Pemerintahan

    Ananta Minta Bos Pertamina Tidak Naikan BBM Jelang Lebaran

    Maret 29, 2024
    By Redaksi

You may interested

  • Infrastruktur

    *Udith Gandaria* “H.IWAN Izin Menyampaikan”: Proyek Pl Kecamatan Rajeg Perlu Di Audit Oleh BPK-RI

  • Pendidikan

    Faedah Ilmu Al-Hikmah yang Dapat Dicontohkan Seperti Berikut…

  • Teknologi Informasi

    Tips Memperbaiki Layar HP Android Bergaris

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Links

  • Redaksi
  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • Dugaan Ketidaksesuaian Volume Ketebalan Benol Dan Kualitas Agregat Pada Pembangunan Jalan Gardu Tanah Merah, H. ...

    By Redaksi
    April 16, 2026
  • Terkait Pembangunan Jalan Beton Sumber Dari Kecamatan Kresek, Diduga Bermasalah, H.Iwan Minta BPK – RI ...

    By Redaksi
    April 15, 2026
  • Tumpukan Limbah Dijalan Menuju TPA Disorot, Kasi Satpol PP Dan UPT TPA Jatiwaringin Dipertanyakan

    By Redaksi
    April 14, 2026
  • Pembangunan Jalan Gardu Tanah Merah Diduga Menggunakan Agregat Amparan Dasar Tidak Berkualitas

    By Redaksi
    April 13, 2026
  • Proyek Betonisasi Didesa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Diduga Surganya Kontraktor Nakal

    By Redaksi
    Juni 25, 2021
  • Minta Tak Abaikan Prokes,Covid-19 Amat Membahayakan Dan Nyata Adanya

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Curi HP di Toko Kerudung, Pria 37 Diringkus Polsek Cikupa Polresta Tangerang

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Sekretaris Umum DPP LBH LP-KPK’N : Ikut Serta Vaksinasi Yang Diadakan Kodim 0510 Tigaraksa

    By Redaksi
    Juni 25, 2021

Follow us

Photostream

    © Copyright jurnallbhlpkpkn.com jasa website Prima Desain. All rights reserved.