Dugaan Ketidaksesuaian Proyek Pembangunan Drainase U-Ditch Di Kp Cikapling Pondok Jaya Perlu Dievaluasi

Tangerang – Dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan proyek pembangunan drainase spal udith di kampung cikapling RW.02 Desa pondok jaya Kecamatan sepatan kabupaten tangerang.
Dikatakan langsung oleh H.Iwan dari DPD LSM APKAN – RI, ” Dalam pelaksanaan di lapangan, kami tidak menemukan adanya pondasi mortar dengan ketebalan sekitar 5 cm kurang lebihnya sebagai dasar pemasangan u-ditch. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kekuatan dan umur konstruksi.
“Selain itu, material u-ditch yang digunakan juga dipertanyakan kualitasnya. Menurutnya, tidak terlihat adanya penandaan standar SNI maupun identitas produsen yang jelas pada material tersebut.
“Kami menduga material yang digunakan berkualitas rendah karena tidak ada tanda standar yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya
“Lebihlanjut,” Saat kami dilokasi tertanggal 15 mei 2026 pada pelaksanaan pengerjaan spal udith air limbah rumahtangga, Nampak nyata pemasangan udith dalam genangan air banjir tanpa amparan dasar.
Dan bahkan para pekerja terlihat nyata tanpa melengakapi memakai alat pelindung diri (APD). Diduga pengerjaan spal udith ini tidak sesaui spesifikasi teknis.
U-ditch adalah saluran drainase pracetak yang memilili bentuk seperti huruf U. Material ini bisa diaplikasikan secara tertutup dengan mengaplikasikan cover dari U-ditch.
Bahwa ada 4 (empat) metode pelaksanaan yang dilakukan dalam pekerjaan konstruksi saluran air U-ditch. Beberapa tahapan tersebut meliputi persiapan, penggalian, pemasangan, pengurukan, dan pemadatan.
Namun pengerjaan spal u-ditch disini terlihat tidak ada pemadatan dan juga tidak ada amparan lapisan dasar, diduga kualitas udith buruk dan diduga kuat ada pembiaran.”cetusnya
Hingga berita ini tayang dipublik, pihak terkait hingga sekarang belum berhasil dikonfirmasi untuk klarifikasi. (Team/Red)







