Proyek Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Mitra Cai Mauk Timur, Diduga Jadi Sarang Korupsi

Tangerang, – Kegiatan pembangunan irigasi P3A Mitra cai mauk timur yang dibiayai dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dengan nilai anggaran sebesar Rp.195.000.000 (Seratus sembilan puluh lima juta rupiah) tahun anggaran 2026 yang di peruntukan untuk kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) yang berlokasi di Desa Mauk Timur, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. (Rabu 15 Juli 2026)
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), Proyek pembangunan irigasi P3A yang berlokasi di kelurahan mauk timur diduga kuat dikerjakan asal jadi, dan tidak adanya pendamping dari dinas terkait dilokasi sehingga diduga bebas melakukan kecurangan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Dari pantauan awak media kelokasi proyek P3A irigasi mitra cai mauk timur ini hasil temuan lapangan pemasangan batu belah dalam genangan air dan batu bekas bongkaran di gunakan kembali.
Di sela-sela kegiatan awak media ini memperhatikan waktu saat pemasangan batu bela pondasi bagian bawahnya itu engga pake adukan, saya kira itu pembangunannya engga akan tahan lama, yang jadi kekuatannya itu kan pondasi bagian bawahnya dan bahkan pekerja sebagian tidak memakai alat pelindung diri (APD).
Menyikapi kegiatan dalam proyek irigasi mitra cai mauk timur ini, utamanya dugaan pengawas dilapangan atau pendamping diduga lalai dalam pengawasannya.
Dikatakan langsung oleh “H.IWAN, Terlihat jelas proyek pembangunan irigasi kelompok P3A mitra cai mauk timur ini sengaja menggunakan batu bela bekas dan pemasangan batu bawanya diduga tidak memakai adukan terlebih dahulu sehingga pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.
“Melihat pekerjaan proyek irigasi yang amburadul ini, Menurut H.Iwan, “saya menduga proyek P3A Mitra Cai mauk timur ini diduga kuat pengerjaanya tidak sesuai spesifikasi teknis dan bangunan.
Untuk itu,”Kami berharap kepada BALAI BESAR WILYAH SUNGAI CILIWUNG CISADANE (BBWSC) terkait perlunya pengawasan lapang ketat, harus segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek irigasi P3A tersebut, bilamana terdapat dugan pelanggaran, dan “saya berharap segera dilakukan bongkar ulang dan di pasang kembali agar sesuai spesifikasi teknis dan bangunan, dan perlu diberi tindakan tegas,”Ucapnya
Selanjutnya dari pantauan awak media dilapangan ketua P3A mitra cai mauk timur dan pendamping program kegiatan dari P3A tidak ada dilokasi untuk dikonfirmasi, sehingga berita ini diterbitkan ketua P3A sulit dikonfrimasi untuk klarifikasi. “Tuturnya
(Team/RED/H.IWAN)






