JurnalLBH LP-KPK'N

Main Menu

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan

logo

Header Banner

JurnalLBH LP-KPK'N

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan
  • Pelantikan Pengurus DPC KWRI Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang periode 2026 s/d 2029

  • SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon: Dari Kesunyian Wartawan Lahir Monumen Kebanggaan Indonesia

  • Agenda Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Desa Tanah Merah Kembali Ditunda, Ini Alasannya

  • Hadapi Musim Hujan, Gubernur Andra Soni Imbau Warga Pantau Informasi Resmi BMKG dan Pastikan Wisata Banten Aman

  • Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN

Infrastruktur
Home›Infrastruktur›Gubernur WH : Pembangunan Jembatan Ciberang Bentuk Kehadiran Pemerintah di Tengah Tekanan Pandemi Covid-19

Gubernur WH : Pembangunan Jembatan Ciberang Bentuk Kehadiran Pemerintah di Tengah Tekanan Pandemi Covid-19

By Redaksi
Maret 28, 2022
349
0

 

Banten- jurnallbhlpkpn.com – Di tengah tekanan keuangan daerah yang melanda karena Pandemi Covid-19, Pemprov Banten tetap melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan, dan jembatan ciberang. Hal itu dilakukan dalam rangka bentuk kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat memberikan sambutan pada peresmian Jembatan Ciberang yang berlokasi di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Senin (28/3/2022).

Gubernur WH juga mengajak kepada seluruh hadirin yang ada untuk terus menerus bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa atas segala nikmat dan karunia yang diberikan kepada kita semua.

“Termasuk dengan proses pembangunan Jembatan Ciberang ini yang Alhamdulillah sudah selesai dan bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar dan masyarakat Banten secara umum,” katanya.

Menurut WH, setelah banjir bandang yang terjadi pada akhir tahun 2019 lalu yang membuat Jembatan Ciberang lama putus terbawa arus banjir. Dirinya langsung memanggil Kepala Dinas PUPR, agar mengitung besaran biaya yang dibutuhkan untuk kembali membangun jembatan tersebut, dan ternyata cukup besar juga biayanya karena mencapai Rp160 miliar.

“Semua pihak kala itu sedang fokus kepada penanganan, sosialisasi dan penyuluhan serta vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Kemudian di saat yang bersamaan, terjadi pula bencana yang harus juga mendapat perhatian yang prioritas dari Pemprov Banten,” jelasnya.

Gubernur WH menegaskan, tidak ada pilihan lagi selain Pemprov Banten harus hadir untuk membangun kembali jembatan itu, mengingat keberadaan Jembatan Ciberang sangat penting dalam menunjang aktivitas warga.

Meskipun, tambah Gubernur WH, masyarakat mengaku sudah siap secara sukarela membangun kembali Jembatan Ciberang yang terputus itu. Pemprov Banten sangat menghargai kepedulian masyarakat yang begitu tinggi.

“Karena saya ingin jembatan yang akan dibuat itu bertahan lama, tahan gempa. Bukan jembatan asal-asalan,” ungkapnya.

Untuk itu, Gubernur WH bertekad membangun jembatan Ciberang dilakukan oleh Pemprov Banten. Dirinya kemudian perintahkan kepada Kadis PUPR untuk secepat mungkin dilakukan pembangunan, jangan lama-lama.

“Alhamdulillah hari ini selesai. Kekuatannya ini untuk 50 tahun dan tahan terhadap gempa. Kalau sebelum 50 tahun sudah jebol, saya akan protes,” tegasnya.

WH berharap semoga dengan adanya jembatan Ciberang yang baru ini bisa bermanfaat dalam kerangka untuk menunjang aktivitas masyarakat Banten. Sejak pertama kali menjadi Gubernur, WH sudah mempunyai target pembangunan jalan dan jembatan yang merata.

Karena dirinya tidak ingin melihat masyarakat Banten kesulitan karena transportasi jalan dan jembatan yang rusak. Kalau jalan rusak, biaya perekonomian akan menjadi lebih tinggi. Aktivitas dan interaksi sosial juga tidak akan bagus, silaturahmi juga tidak akan berjalan baik.

Sementara manusia dalam kerangka hubungan dengan masyarakat sebagai mahluk sosial harus ada interaksi dan komunikasi, termasuk juga nanti tugas-tugas pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Maka dari itu harus ada infrastruktur yang menghubungkan dan menjembatani mobilitas antar daerah.

“Alhamdulillah 762 kilometer lebih jalan yang menjadi kewenangan Provinsi sudah selesai dicor, dalam keadaan mantap. Sampai Warung Banten saya memang belum melihat, tapi kita akan selesai pada tahun ini,” pungkasnya.

Terakhir, Gubernur WH berpesan agar masyarakat Banten tetap menerapkan Prokes, meskipun kasus Covid-19 di Banten Alhamdulillah sudah melandai, tapi harus tetap memakai masker. Jangan sampai ada saudara kita yang sakit karena kita lalai terhadap penerapan Protokol Kesehatan.

Karena sejatinya penyakit apapun harus diobati. Karena konsep agama kita kalau ada musibah harus ikhtiar, salah satunya dengan memakai masker dan vaksinasi.

“Jangan merasa dipaksa oleh pemerintah. Setelah berikhtiar, kita berdoa memohon keselamatan. Kalau sudah itu tinggal tawakal,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, proses pembangunan jembatan Ciberang ini banyak tantangannya. Terlebih, pelaksanaan pembangunan itu dilakukan di tengah masa Pandemi Covid-19 dengan berbagai kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat.

Selain itu, akses menuju lokasi pembangunan yang cukup sulit juga menjadikan proses pembangunan jembatan itu sedikit terhambat, selain ada faktor cuaca yang kerap berubah-ubah.

Terlepas dari itu semua, berkat dorongan, semangat serta arahan yang selalu diberikan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) serta Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy semua persoalan itu bisa diatasi dengan baik. Sehingga akhirnya pembangunan jembatan Ciberang bisa selesai dilakukan.

“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pembangunan infrastruktur di Banten yang telah selesai dilaksanakan pada periode kepemimpinan Gubernur WH dan Andika Hazrumy yang juga masuk pada program skala prioritas pembangunan di Provinsi Banten,” katanya.

Baca juga: Gubernur WH : Kita Bangun Banten Sebagai Daerah Maju dan Strategis

Arlan menjelaskan, secara teknis bentang jembatan Ciberang sepanjang 80 meter dengan lebar 7 meter. Jenis kontruksi yang digunakan jembatan dengan menggunakan baja pelengkung, dengan rancangan desain oleh Asosiasi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Banten hasil partisipasi masyarakat yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten.

Dibandingkan dengan jembatan yang lama, jembatan ini dibangun membentang sepanjang 80 meter tanpa menggunakan pilar penyangga di tengahnya. Hal itu untuk mengamankan struktur jembatan jika terjadi kembali banjir bandang di sungai Ciberang.

Pemprov Banten selama periode 2017-2022 telah menganggarkan kurang lebih Rp250 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jalan Cipanas-Warung Banten. “Pada tahun 2022 ini Pemprov Banten juga mengangarkan sebesar Rp35 miliar dalam rangka penyelesaian target kondisi jalan 100 persen mantap,” pungkasnya. Selanjutnya…

( A.Iwan Dahlani )

Previous Article

Kisah Santri Pintar Yang Hilang Ilmunya Seketika ...

Next Article

Cara Pengajuan Banding Sesuai Prosedur Pengadilan Agama

Redaksi

Related articles More from author

  • Infrastruktur

    Keluhan Orangtua Murid Terkait Bangunan Sekolah yang Belum Bisa Ditempati

    Februari 10, 2023
    By Redaksi
  • Infrastruktur

    Baeng LSM APKAN Terkait Proyek Pembangunan Jalan Aspal Hotmix Di Sepatan Belum Seumur Jagung Sudah Retak-Retak Minta Dievaluasi

    Mei 20, 2026
    By Redaksi
  • Infrastruktur

    H.Iwan Ketua LBH LP KPKN Layangkan Surat Kepada Camat Mauk Perihal Temuan Kegiatan Paving Block

    Agustus 27, 2022
    By Redaksi
  • Infrastruktur

    H.Iwan Meminta Di Audit Pengerjaan Pemeliharaan Jalan Paving Blok Di Kampung Duri Rw 05 Desa Paku Alam Pakuhaji

    April 23, 2024
    By Redaksi
  • Infrastruktur

    Terkait Proyek Pembangunan Desa, Diduga Pemdes Desa Gintung Langgar Undang-Undang Tentang Keterbukaan Informasi Publik

    April 28, 2026
    By Redaksi
  • Infrastruktur

    Waduh!! Pembangunan Jalan Betonisasi yang Tanpa Papan Nama Proyek Makin Jadi

    Juli 21, 2022
    By Redaksi

You may interested

  • Daerah

    Kades Wanakerta Nilai Musrenbang Kecamatan Sindang Jaya,”Bagai Beli Kucing Dalam Karung”

  • Fashion

    Outfit Kondangan Yang Elegan Buat Penampilan Menarik

  • Bisnis & Ekonomi

    Rekomendasi Ide Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Modal Kecil

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Links

  • Redaksi
  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM GIZI NASIONAL DI YAYASAN AL-RAHIM AL-ISLAMI GUNUNG KALER

    By Redaksi
    Juli 2, 2026
  • Anggaran Besar Proyek Pembangunan Pagar Kantor Desa Kedung Dalem, Diduga Tidak Sesuai Teknis

    By Redaksi
    Juli 2, 2026
  • Warga Apresiasi Atas Kinerja Kades Gunungsari Kecamatan Mauk

    By Redaksi
    Juli 1, 2026
  • Program Proyek Pembangunan Jalan Paving Block Dari Dinas Pertanian di Kp Rawa Kalem Desa Gunungsari ...

    By Redaksi
    Juni 30, 2026
  • Proyek Betonisasi Didesa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Diduga Surganya Kontraktor Nakal

    By Redaksi
    Juni 25, 2021
  • Minta Tak Abaikan Prokes,Covid-19 Amat Membahayakan Dan Nyata Adanya

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Curi HP di Toko Kerudung, Pria 37 Diringkus Polsek Cikupa Polresta Tangerang

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Sekretaris Umum DPP LBH LP-KPK’N : Ikut Serta Vaksinasi Yang Diadakan Kodim 0510 Tigaraksa

    By Redaksi
    Juni 25, 2021

Follow us

Photostream

    © Copyright jurnallbhlpkpkn.com jasa website Prima Desain. All rights reserved.