Proyek Pembangunan Spal U-Ditch Dikampung Kebon Lokang Desa Ketapang Mauk, Disorot Serius Oeh DPD LSM APKAN – RI

Tangerang – Pelaksanaan proyek pembangunan drainase udith di kampung kebon lokang Rt 20 Rw 09 Desa ketapang Kecamatan mauk, yang dikerjakan tanpa papan informasi, diduga sengaja agar tidak diketahui publik besaran anggaran dan sumber anggaran.
Dugaan pelaksanaan proyek pembangunan yang belum ketahaui sumbernya, hal ini jadi sorotan publik.

Dikatakan langsung oleh Baeng dari DPD LSM APKAN – RI, ” Dalam pelaksanaan di lapangan, kami tidak menemukan adanya pondasi mortar dengan ketebalan sekitar 5 cm kurang lebihnya sebagai dasar pemasangan u-ditch. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kekuatan dan umur konstruksi.
“Selain itu, material u-ditch yang digunakan juga dipertanyakan kualitasnya. Menurutnya, tidak terlihat adanya penandaan standar SNI maupun identitas produsen yang jelas pada material tersebut.
“Kami menduga material yang digunakan berkualitas rendah karena tidak ada tanda standar yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya
“Lebihlanjut,” Saat kami dilokasi tertanggal 1 mei 2026 pada pelaksanaan pengerjaan spal udith air limbah rumahtangga tidak nampak adanya papan nama proyek pembangunan.
Dan bahkan para pekerja terlihat nyata tanpa memakai alat pelindung diri (APD), pemasangan dalam genangan air tanpa adanya amparan dasar.
U-ditch adalah saluran drainase pracetak yang memilili bentuk seperti huruf U. Material ini bisa diaplikasikan secara tertutup dengan mengaplikasikan cover dari U-ditch.
Bahwa ada 4 (empat) metode pelaksanaan yang dilakukan dalam pekerjaan konstruksi saluran air U-ditch. Beberapa tahapan tersebut meliputi persiapan, penggalian, pemasangan, pengurukan, dan pemadatan.
Namun pengerjaan spal u-ditch disini terlihat tidak ada pemadatan dan juga tidak ada amparan lapisan dasar, diduga kualitas udith buruk dan diduga kuat ada pembiaran.”cetusnya
Hingga berita ini tayang dipublik, mandor atau pelaksana dan juga kades desa ketapang kecamatan mauk, hingga sekarang belum berhasil dikonfirmasi untuk klarifikasi. (Team/Red)








