JurnalLBH LP-KPK'N

Main Menu

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan

logo

Header Banner

JurnalLBH LP-KPK'N

  • Home
  • Hukum
  • Daerah
  • Nasional
  • Infrastruktur
  • TNI-POLRI
  • Pemerintahan
  • SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon: Dari Kesunyian Wartawan Lahir Monumen Kebanggaan Indonesia

  • Agenda Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Desa Tanah Merah Kembali Ditunda, Ini Alasannya

  • Hadapi Musim Hujan, Gubernur Andra Soni Imbau Warga Pantau Informasi Resmi BMKG dan Pastikan Wisata Banten Aman

  • Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN

  • FaktaKini.id Rayakan Ulang Tahun ke-2: Cukup Sederhana dan Terkesan

Pendidikan
Home›Pendidikan›Penjelasan Wirid Dalam Ilmu AL-HIKMAH

Penjelasan Wirid Dalam Ilmu AL-HIKMAH

By Redaksi
Juni 4, 2022
885
0

Dalam ilmu AL-HIKMAH tentang wirid, Silahkan baca sebanyak-banyaknya, karena itu untuk kekayaan akhirat. Wirid artinya adalah doa dan doa itu ibadah.

Namanya doa adalah ; Shalat, Shalawat, Tasbih, Tahmid, Dzikir, baca Al-Qur’an. Doa untuk kekayaaan akhirat, sedangkan Ibadah yang dibayar tunai itu adalah doa, sodakoh, sodakoh sunah jariyah fakir miskin, zakat, zakat fitra, nafkah anak istri, infak, memberikan nafkah kepada kedua orangtua yang miskin adalah wajib. Sedangkan kepada orangtua yang mampu adalah sunnah.

Maka kalau ingin kaya diakhirat ibadah ini harus diperbanyak. Kalau takut miskin, ingin kaya sungguh-sungguhlah dalam berusaha artinya kalau ingin ke surga takut ke neraka, maka bersungguh – sungguhlah dalam beribadah.

Tidak akan kaya usaha di dunia kalau tidak dibarengi dengan ilmunya, artinya dari ibadah tadi diambil barokahnya, kalau ingin manfaat dalam ilmu AL-HIKMAH.

Ulama mengetahui kelemahan kita, dikasih wiridpun tidak ingat sama Allah, apalagi tidak dikasih wirid.

Namun wirid dalam ilmu AL-HIKMAH diamalkan, karena wirid dan ngamal itu beda. Wirid adalah ucapan yang sertai dengan pelaksanaan. Kalimat amal itu berasal dari bahasa Arab yang artinya kerja.

Wiridan Dalam Ilmu AL-HIKMAH

Berikut wiridan Al-hikmah tingkat ke 1 bagian ke 1 yang berbunyi:

يا الله ياحي ياقيوم ياعضليم يارب العلمين

Artinya : Wahai Allah Wahai yang Maha Hidup Wahai yang Maha Berdiri Wahai yang Maha Agung Wahai Allah (Tuhan) Semesta Alam.

Adapun wiridan diatas adalah merupakan wiridan dalam ilmu AL-HIKMAH yang pertama pada tingkat ke – 1. Itu adalah judulnya atau nujulnya.

Wiridan tersebut berasal dari Rasulullah ke Annas bin Malik waktu menjadi Amilin di Negara yaman. Mulai turun Wiridan tersebut pada waktu Annas bin Malik diperintahkan menagih Zakat fitrah ke daerah Al-Maghrib; Setelah Annas bin Malik mendapat tugas yang berat.

Karna orang – orang di daerah Al-Maghrib banyak yang Jagoan, dan suka membangkang juga suka membuat Keonaran. Boleh dikatakan rawan Kriminal.

Dengan tantangan yang begitu berat itu Annas bin Malik tidak percaya diri, langsung dia mengadu pada Rasulullah “Ya Rasulullah bagaimana kalau saya di tolak atau saya mau di khianati oleh orang – orang itu? “Jawaban Rasulullah, “Kalau kamu mau di siksa orang atau mau di khianati orang dan mau di rusak. Baca : Ya Allahu ya Hayyu ya Qoyyumu ya Azdimu ya Robbal alamiin ” Kenapa di baca Ya Allahu? Itu adalah Ijima ulama, Tambahan para ulama. Tujuannya Allahumma. Asli dari Rasulullah : Ya Hayyu Ya Qoyyumu Ya Azdimu Ya Robbal alamin. Berhubung masalah Do’a, maka ditambah oleh para ulama Ya Allahu. Tujuannya Allahumma itu nuzul wiridnya.

Adapun untuk di Al – Hikmah, untuk menggunakannya secara dipraktekan atau sering difatwakan membacanya sesudah shalat 5 waktu. Kalau mewiridnya tolong wirid dulu 13 kali 7 malam berturut – turut, kalau pertamanya sesudah maghrib, 7 malam itu sudah magrib semua, kalau pertamanya sesudah isya’, 7 malam itu sesudah isya’ semua, begitulah seterusnya. Tidak boleh malam ini.

Sesudah maghrib dan malam besoknya sesudah isya’. Hal ini dapat dikatan batal. Dan harus diulang dari muali awal lagi.

Maka dari itu dianjurkan untuk mewirid dianjurkan memilih waktu yang senggang atau waktu panjang. Dalam ilmu AL-HIKMAH hal ini dianjurkan mewirid sesudah shalat Isya’, karena wakty shalat Isya’lah yang paling panjang.

Namun itu juga tergantung dengan kesempatan kita, kalau kita sempat Maghrib, boleh sesudah Maghrib, namun kalau kita sempat sesudah Isya boleh Sesudah Isya’,

Cara dalam ilmu AL-HIKMAH hal mewirid jika lupa misalnya sudah 5 malam berturut – turut atau 6 malam berturut – turut lalu untuk ke enam atau ketujuh malamnya lupa atau ketiduran, nah ini harus kembali dari awal lagi, boleh dikatakan batal.

Betigulah cara mewiridnya, kalau selesai 7 malam berturut – turut sebanyak 13 kali itu dianjurkan setiap saat atau waktu tergantung kemampuan kita.

Karena dari pada nganggur lebih baik wiridan itu lebih bagus, karena mewirid itu mendapat pahala disamping ilmu kuat atau baik, sama halnya dengan pepatah “sambil menyelam minum air”.

Kalau kita cuma mampu hanya satu kali itu tidak apa-apa. Malah tidak dibaca – bacapun tidak apa – apa, namun tidak dapat pahala.

Ketika baca sedikit tentu pahalanya sedikit, di baca banyak pahalanya juga tentu banyak, karena niat membaca wirid dalam ilmu AL-HIKMAH ini niatnya barokah dari ayat yang dibaca atau diwirid jika ingin ilmu manfaat.

Tahapan Wirid Dalam Ilmu AL-HIKMAH

Adapun untuk mewirid dapat dilakukan bertahap. Jika 13 kali kita merasa kependekan. Boleh dilanjutkan ke 33 kali, 101 kali, 1001 kali, proses mewiridnya sama halnya dengan di atas, 7 malam berturut – turut.

Kenapa diwiridnya hanya 13 kali, tidak langsung 101 kali atau 1001 kali. Begini kira – kira persamaannya, orang baru masuk AL- HIKMAH sama halnya perkembangannya bayi baru lahir.

Bayi yang baru lahir tidak langsung dikasih nasi yang bendolannya besar, sesuai dengan tingkat perkembangan dan umurnya. Pertama diberi air susu ibu, setelah itu diberi nestum, kemudian baru nasi.

Nah kita pun wirid kalau dikasih 13 kali masih kurang, ya tingkatkan ke 33 kali 7 malam berturut – turut, jika masih hobi lanjutkan lagi ke 101 kali, masih juga hobi mungkin karena anak santri, masih semangat maka tingkatkan lagi 1001 kali 7 malam berturut – turut.

Kalau Abah H. M. Syaki ( Almarhum ) perna berkata kepada Abah K.H. Iskandar HMS, “kalau kamu sudah mewirid Ya Allahu Ya Hayyu Ya Qoyyum Ya Azdimu Ya Robbal Alamin sebanyak 1001 kali 7 malam berturut – turut, Insya Allah besi tua, senjata api, senjata tajam termasuk nyamukpun tidak mau menggigit, “Alhamdullilah, memang pernah Abah menggunakan apa yang di tatwakan Abah itu Insya Allah.

Dan pernah Abah K.H. Iskandar HMS (Almarhum) menghimbau kepada ikhwan AL-HIKMAH “kalau belum mewirid sebanyak 1001 kali, jangan dulu banyak mengobati, karena apa? Si penyakit banyak yang lebih kuat itu masalanya.

Berdasarkan pengalaman Abah (Alm) baru dipegang tanganya persis disetrum listrik, itu saking hebatnya penyakit. Karena dikhwatirkan penyakit kembali kepada kita, kita punya tolak ukur, wajib menolong diri kita sendir praktek dalam ilmu AL-HIKMAH.

Baca juga:

Kisah Santri Pintar Yang Hilang Ilmunya Seketika Karena SU’UL ADAB

Itulah wiridan tingkat ke 1 bagian ayat ke 1 dan penjelasan dari guru-guru kita, semoga kita dapat mengikuti apa yang telah di izazahkan oleh guru kita, namun yang belum berizazah tidak bisa praktek dalam ilmu AL-HIKMAH.

Sumber: Al-hikmah Cabang Gintung

Previous Article

Nama-Nama Perwakilan Cabang AL HIKMAH Yang Tersebar ...

Next Article

Nama Bayi Perempuan Dan Laki-Laki Dari Huruf ...

Redaksi

Related articles More from author

  • Pendidikan

    Usai Dibangun, dan Diserahkan BBWSC3, Fasilitas Toilet Siswa SDN 1 Bungur Mekar Tidak Berfungsi

    Februari 24, 2023
    By Redaksi
  • Pendidikan

    Mengenal Ciri-ciri Manusia Prasejarah Sebelum Adanya Tulisan

    Maret 22, 2026
    By Redaksi
  • Pendidikan

    Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas V1, 1X, dan X11 Pilar Bangsa dan Berbagai Kegiatan Spesial

    Juni 12, 2024
    By Redaksi
  • Pendidikan

    11 Kelas dari Tiga Cabor Kontingen Banten Lolos ke Popnas XVI 2023

    November 2, 2022
    By Redaksi
  • Pendidikan

    APPSBI Banten Borong Medali di Pornas VIII 2025 Nusa Tenggara Barat

    Juli 31, 2025
    By Redaksi
  • Pendidikan

    SMPN 4 Sepatan Gelar Hari Santri Nasional, dengan Tema “Menyambung Juang, Merengkuh Masa Depan”

    Oktober 22, 2024
    By Redaksi

You may interested

  • Politik

    H. Suciazhi, SE: Akhirnya PBB Dinnyatakan Jadi Peserta Pemilu 2024 Dengan Nomor Urut 13

  • TNI-POLRI

    Police Goes To Community, Ditlantas Polda Banten Berikan Materi Safety Riding Dan Cara Aman Berlalu Lintas

  • Daerah

    Temuan Pembangunan Paving Blok Dari Dinas Yang Berlokasi Dikampung Gandaria RT 06/08 Kelurahan Sukatani Rajeg, Diduga Bermasalah..

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

Links

  • Redaksi
  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • H.Iwan APKAN – RI Akan Layangkan Gugatan Terkait Dugaan Tidak Transpansi Pembangunan U-Ditch Dikampung Pekayon ...

    By Redaksi
    Mei 4, 2026
  • Proyek Pembangunan Spal U-Ditch Dikampung Kebon Lokang Desa Ketapang Mauk, Disorot Serius Oeh DPD LSM ...

    By Redaksi
    Mei 3, 2026
  • Baeng LSM APKAN – RI Beri Cacatan Potret Baru Terkait Pelaksanaan Proyek Pembangunan Paving Block ...

    By Redaksi
    Mei 2, 2026
  • H.Iwan Soroti Kantor Desa Mekarsari Yang Tak Nampak Banner APBDes Desa Tahun 2025, Camat Rajeg ...

    By Redaksi
    Mei 1, 2026
  • Proyek Betonisasi Didesa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Diduga Surganya Kontraktor Nakal

    By Redaksi
    Juni 25, 2021
  • Minta Tak Abaikan Prokes,Covid-19 Amat Membahayakan Dan Nyata Adanya

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Curi HP di Toko Kerudung, Pria 37 Diringkus Polsek Cikupa Polresta Tangerang

    By Redaksi
    Juni 21, 2021
  • Sekretaris Umum DPP LBH LP-KPK’N : Ikut Serta Vaksinasi Yang Diadakan Kodim 0510 Tigaraksa

    By Redaksi
    Juni 25, 2021

Follow us

Photostream

    © Copyright jurnallbhlpkpkn.com jasa website Prima Desain. All rights reserved.