10 Makanan Tradisional Khas Bali, Wajib Di Coba

296

Beberapa sajian menu makanan tradisional khas Bali, Bali merupakan salah satu destinasi wisata kuliner favorit para wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Begitu banyak tempat wisata yang menarik untuk Anda kunjungi di Bali ini.

Ada wisata pantai, belanja, alam, budaya dan masih banyak lainnya. Salah satu hal yang wajib dilakukan saat berkunjung ke Bali adalah menikmati makanan tradisional.

Ada banyak makanan enak di Bali. Bagi anda yang beragama Islam tidak perlu bingung, karena di Bali banyak sekali makanan halal. Disini kami ingin berbagi informasi tentang beberapa Makanan Tradisional Khas Pulau Bali. Mungkin dari menu makanan di bawah ini ada salah satu makanan yang menjadi pilihan saat ingin berkunjung ke Bali.

Biasanya orang akan kembali menikmati keindahan pantai dan makanan yang tersedia. Salah satu menu makanan terbaik di Bali adalah bebek betutu, sate plecing, dan sate lilit. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa makanan tradisional Bali yang bikin ketagihan.

Berikut Sajian 10 Menu Makanan Tradisional Khas Bali Yang Menggoyang Lidah

1. Bebek Betutu Bali

Bebek betutu adalah salah satu makanan khas Bali yang sangat populer sejak dulu. Jika Anda mendengar kata bali, Anda pasti akan mengingat makanan tradisional Bali yang satu ini. Proses memasaknya lumayan lama. Sebelum dimasak, bebek akan dibumbui lalu diberi pijatan agar bumbu meresap sempurna. Selain itu, dagingnya akan lebih empuk dan empuk. Kemudian bebek betutu tersebut dibungkus dengan daun pisang agar aromanya lebih nikmat.

Masak dengan cara memanggang dalam kulitnya untuk waktu yang lama. Bebek betutu selalu disajikan pada saat upacara keagamaan atau acara adat lainnya. Bagi Anda yang tidak menyukai daging bebek, maka Anda bisa mencoba pesan makanan ayam betutu. Salah satu tempat makan bebek betutu yang paling banyak dikunjungi adalah Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

2. Babi Guling Bali

Babi guling sangat populer di Bali, saat acara adat, makanan tradisional Bali ini pasti tersedia. Gulungan daging babi terbuat dari daging babi yang lembut kemudian bagian dalam perut diisi dengan sayuran dan bumbu. Daging babi akan ditusuk dengan batang besi panjang, kemudian dipanggang melingkar di atas api atau digulingkan. Untuk mencicipi guling babi ini kini semakin mudah, karena banyak restoran, rumah makan, dan hotel yang menjualnya.

3. Bubur Mengguh Bali

Makanan tradisional Bali yang ketiga adalah bubur. Bubur mengguh banyak ditemukan di Bali utara atau Buleleng. Bubur ini sering disajikan pada saat upacara adat di Bali sehingga makanan ini sangat terkenal bagi masyarakat sekitar. Terbuat dari nasi yang dimasak dengan santan.

Kemudian ditambah dengan suwiran ayam bumbu, kuah kental, urap sayur dan kacang goreng. Sekilas mirip bubur ayam tanpa kuah. Makanan ini sangat cocok di pagi hari atau saat udara dingin. Rasanya sangat nikmat, memiliki perpaduan gurih dan pedas yang menggugah selera makan.

4. Srombotan Bali

Jika orang Jawa mungkin menyebut Srombotan dengan urapan jika dalam makanan tradisional Bali disebut Srombotan. Karena bentuk kedua makanan ini hampir sama. Srombotan terbuat dari berbagai jenis sayuran. Di dalam makanan srombotan ini terdapat kacang panjang, kangkung, kol, taoge, timun dan lain sebagainya. Kemudian tambahkan bumbu.

Bumbu kalas terbuat dari santan yang diberi taburan lengkuas, kunyit yang dihaluskan, bawang putih, bawang merah, kencur dan ketumbar. Kemudian semua bahan dimasak sampai kental. Untuk rasa yang lebih pedas, Anda bisa menambahkan cabai merah. Penyajiannya ditambah dengan sedikit bumbu kacang dan bumbu pedas, sehingga cita rasanya semakin nikmat.

5. Nasi Jinggo Bali

Makanan tradisional bali selanjutnya adalah Nasi Jinggo. Nasi Jinggo ini terbuat dari nasi putih yang dicampur dengan sambal dan berbagai lauk pauk di dalamnya. Kemudian dibungkus dengan daun pisang. Nasinya hanya segenggam. Kemudian untuk lauknya diberi serundeng, sambal tempe goreng dan suwiran ayam.

Terkadang juga diganti dengan lauk pauk lainnya. Nama Jinggo ini berasal dari bahasa Hokkien yang memiliki arti seribu lima ratus. Karena dulu makanan ini dijual dengan harga Rp. 1500. Menjadi makanan murah bagi masyarakat Bali. Namun sekarang harganya sudah naik, namun terbilang murah. Kalau di Jawa mungkin sama dengan Nasi Kucing Angkringan yang murah.

6. Lawar Bali

Lawar adalah makanan yang terbuat dari berbagai macam sayuran yang direbus kemudian ditambah dengan kelapa sangrai dan daging cincang yang dibumbui. Bisa menggunakan berbagai jenis daging, seperti ayam, babi, sapi, bebek dan lain-lain.

Sayur yang ada didalam menu lawar Bali ini seperti pepaya muda, nangka muda, kacang panjang dan daun jarak. Ada dua jenis lawar yang biasa disajikan dalam menu makanan ini yaitu lawar merah dan lawar putih. Lawar merah biasanya dicampur untuk menambah darah. Sedangkan lawar putih tidak menambah darah.

7. Nasi Tepeng Bali

Makanan tradisional Bali yang ketujuh adalah nasi tepeng. Nasi tepeng adalah makanan yang berasal dari Gianyar, Bali. Ini memiliki rasa rempah yang sangat tajam dan cukup pedas. Proses memasaknya menggunakan bahan dasar genep. Nasi tepeng disajikan dengan berbagai jenis sayuran.

Sayuran yang biasa diolah yaitu kacang merah, kacang panjang, terong, nangka muda, kelapa parut dan juga daun kelor. Penyajiannya tidak menggunakan piring, melainkan daun pisang. Jika Anda berkunjung ke Gianyar Bali, maka jangan lupa untuk mampir membeli menu makanan favorit yang satu ini.

8. Sate Plecing Bali

Sate plecing sangat populer di Bali, ada banyak warung makan yang menjualnya. Sate plecing ini terbuat dari daging babi, ayam, sapi dan juga ikan laut. Sate plecing disajikan dengan bumbu plecing. Plecing terbuat dari cabai rawit, terasi, garam, tomat dan tambahan jeruk nipis.

Sehingga jika ditambah dengan bumbu tersebut akan memiliki rasa asam, pedas dan gurih yang sangat nikmat. Makan dengan nasi yang masih hangat memang sangat menggugah selera dan membuat kita ingin makan lagi dan lagi.

9. Sate Lilit Bali

Sate lilit biasanya dibuat dari daging ikan, meski sekarang banyak juga yang dibuat dari bahan daging lainnya. Seperti ayam, babi atau sapi. Proses memasaknya sedikit berbeda dengan sate pada umumnya. Daging untuk membuat sate ini dicampur dengan tepung dan bumbu khas Bali. Ikan ditumbuk sampai halus, sehingga lebih mudah dibentuk.

Sate akan dililitkan pada batang serai. Sehingga daging akan memiliki bau yang lebih harum. Sate lilit memiliki rasa manis, pedas, gurih dan aromanya sangat harum sehingga menggugah selera. Kemudian sate lilit tersebut dibakar hingga matang, disajikan dengan nasi putih hangat dan sambal. Untuk mencicipi sate bungkusnya tidak perlu bingung, karena di Bali banyak sekali penjualnya.

Baca juga artikel terkait dibawa ini :

Makanan Tradisional Sulawesi Selatan, Pecinta Iga Sapi Wajib Coba

10. Tum Ayam Bali

Bentuk menu masakan tum ayam ini sangat mirip dengan pepes di Jawa. Pepes di jawa biasanya di masak dengan ikan, namun untuk masakan tum yang satu ini menggunakan ayam. Ayam dicincang lalu ditambah dengan berbagai macam bumbu dan santan. Daging dimasukkan ke dalam daun pisang dan dikukus hingga matang. Rasanya begitu gurih dan nikmat. Sering disantap bersama sayuran dan lauk pauk lainnya.

Selain 10 makanan di atas, tentunya masih banyak makanan tradisional khas Bali yang bisa Anda coba. Karena Bali terkenal dengan wisata kulinernya yang lezat. Dari warung pinggir jalan hingga restoran bintang lima bisa Anda temukan di sini. Bagi Anda yang beragama Islam, mungkin bisa mencoba makanan tradisional halal. Terbuat dari daging halal dan proses memasak halal.

Sekarang banyak restoran yang memberi tanda, warungnya menyediakan makanan halal atau tidak. Hal ini akan memudahkan wisatawan yang beragama Islam. Jadi tidak perlu khawatir, sulit untuk mendapatkan makanan halal di Bali. Saat liburan ke Bali, jangan lupa untuk berburu makanan tradisional khas Bali yang bikin ketagihan.

Demikianlah ulasan artikel tentang beberapa sajian menu makanan tradisional khas Bali, semoga bermanfaat.

Dan dapatkan Artikel berita pilihan setiap hari dari Jurnallbhlpkpn.com/.

Comments are closed.