Prosedur Pemeriksaan Visum dengan Pertimbangan Berikut

511

 

Beberapa dari Anda mungkin masih merasa asing dengan apa yang dimaksud prosedur pemeriksaan visum. Benar begitu bukan? Pemeriksaan seperti ini biasanya dilakukan untuk melakukan pengajuan laporan pada suatu tuntutan pengadilan.

Ketahuilah terlebih dahulu apabila sistem sendiri merupakan suatu laporan yang dirilis oleh penyedia layanan kesehatan di mana didasarkan adanya pemeriksaan pada korban kekerasan. Beberapa bentuk dari kekerasan tersebut ialah seperti kekerasan fisik, mental, hingga seksual.

Laporan ini sangat penting untuk digunakan pada suatu proses penuntutan karena dapat dijadikan sebagai salah satu alat bukti. Lalu pemeriksaan seperti apa saja yang bisa Anda lakukan? Gunakan prosedur ini untuk mengetahuinya.

Baca juga: Prosedur Cek Girik Di BPN Paling Efektif

Prosedur Pemeriksaan Visum Berikut Ini

Dengan mengetahui bagaimana prosedur dalam melakukan pemeriksaan visum, maka Anda dapat memiliki bukti yang konkrit untuk dijadikan sebagai alat bukti dalam persidangan. Karena itulah ikuti prosedur berikut untuk mengetahuinya.

  1. Cek Kondisi Umum Kesehatan

Salah satu prosedur pemeriksaan visum yang masih dilakukan sebagai permulaan ialah Anda dapat melakukan pengecekan mengenai kondisi kesehatan secara umum. Contohnya ialah seperti memastikan apakah terdapat perasaan gelisah, panik, kebingungan atau lainnya walaupun dalam keadaan sadar.

  1. Pengecekan Kesehatan Fisik

Mengenai pengecekan atau pemeriksaan korban selanjutnya ialah pengecekan kesehatan fisik. Beberapa hal yang harus dicek ialah seperti tekanan darah, bukti kekerasan, denyut nadi, luka yang terlihat, sampai penularan infeksi penyakit kelamin.

Sehingga ketika melakukan pemeriksaan visum pada kondisi ini, nantinya korban akan dimintai keterangan tentang kronologi kejadian.

  1. Pengecekan Internal

Maksud dari pengecekan internal ialah nantinya petugas akan memeriksa apakah ada luka di bagian dalam tubuh yang dicurigai atau tidak. Beberapa contohnya ialah seperti patah tulang dan cedera dalam lainnya.

  1. Pemeriksaan Analisis Forensik

Prosedur pemeriksaan visum elanjutnya yaitu korban dapat melakukan pemeriksaan forensik. Di mana biasanya akan ditemukan adanya jejak DNA dari tersangka. Sehingga hasil dari pengecekan ini dapat dijadikan sebagai salah satu bukti kuat.

  1. Pemeriksaan Psikis

Pengecekan psikis juga menjadi salah satu tahapan penting untuk mengeluarkan hasil visum. Hal ini harus dilakukan oleh petugas yang sudah ahli dibidangnya agar dapat mengetahui gejala yang mengguncang kejiwaan dari korban.

Dengan menyadari mengenai beberapa prosedur tersebut. Maka Anda sebagai korban dapat melakukan prosedur pemeriksaan visum dengan benar sesuai prosedur untuk memperkuat bukti.

Kami harap Anda Menyukainya pada Artikel ini, dan dirasa berguna silahkan Anda Bagikan.

Terimakasih.

Author: A Iwan Dahalani

Comments are closed.